Merasa Kurang Termotivasi? Yuk, Cek tentang Motivasi Intrinsik
Kamis, 28 Mei 2020 - 18:10 WIB
loading...
Motivasi intrinsik adalah motivasi yang didorong dari diri kita sendiri dan biasanya akan lebih bertahan lama dibanding motivasi eksternal. Foto/Pixabay
A
A
A
JAKARTA - Banyak orang pernah merasa gak bersemangat untuk melakukan apa pun, bahkan malas bertemu orang lain, padahal cuma buat sekadar bertegur sapa.
Akhirnya, orang tersebut merasa sendiri dan terisolasi dari dunia luar. Nah, apakah kamu salah satu orang yang pernah merasakan hal tersebut?
![Merasa Kurang Termotivasi? Yuk, Cek tentang Motivasi Intrinsik]()
Foto: Pixabay
Perasaan ini gak muncul secara tiba-tiba. Banyak faktor yang melatarbelakangi, di antaranya penolakan dari lingkungan sekitar dan tidak dihargai.
Merasa ditolak saat kita udah memberikan hasil kerja yang maksimal adalah hal yang mengecewakan. Apalagi jika cara menolak hasil kerja yang diberikan dengan cara yang buruk dan di tempat yang ramai.
Padahal umumnya orang berharap mendapatkan penghargaan atas pekerjaan yang dihasilkan. Penghargaan atau motivasi sekecil apapun bisa berdampak pada kinerja seseorang agar menjadi lebih baik.
Dikutip dari buku “Memotivasi Diri Langkah Menuju Sukses” (2010) karya Theo Riyanto, motivasi disebut sebagai daya dorong yang dapat menguatkan, menyemangati, dan memberdayakan sehingga seluruh diri terpusat untuk mengejar atau meraih yang hendak dicapai atau diperjuangkan olehnya.
![Merasa Kurang Termotivasi? Yuk, Cek tentang Motivasi Intrinsik]()
Foto: Pixabay
Kita selalu beranggapan bahwa dorongan untuk menyemangati diri berasal dari luar. Baik dari wujud apresiasi melalui pujian, perilaku, hingga yang sifatnya bersifat material seperti gaji saat kita bekerja.
Tapi tahu gak, sih, bahwa yang paling kuat untuk memotivasi diri kita adalah kita sendiri? Istilah ini dikenal dengan motivasi intrinsik.
Akhirnya, orang tersebut merasa sendiri dan terisolasi dari dunia luar. Nah, apakah kamu salah satu orang yang pernah merasakan hal tersebut?

Foto: Pixabay
Perasaan ini gak muncul secara tiba-tiba. Banyak faktor yang melatarbelakangi, di antaranya penolakan dari lingkungan sekitar dan tidak dihargai.
Merasa ditolak saat kita udah memberikan hasil kerja yang maksimal adalah hal yang mengecewakan. Apalagi jika cara menolak hasil kerja yang diberikan dengan cara yang buruk dan di tempat yang ramai.
Padahal umumnya orang berharap mendapatkan penghargaan atas pekerjaan yang dihasilkan. Penghargaan atau motivasi sekecil apapun bisa berdampak pada kinerja seseorang agar menjadi lebih baik.
Dikutip dari buku “Memotivasi Diri Langkah Menuju Sukses” (2010) karya Theo Riyanto, motivasi disebut sebagai daya dorong yang dapat menguatkan, menyemangati, dan memberdayakan sehingga seluruh diri terpusat untuk mengejar atau meraih yang hendak dicapai atau diperjuangkan olehnya.

Foto: Pixabay
Kita selalu beranggapan bahwa dorongan untuk menyemangati diri berasal dari luar. Baik dari wujud apresiasi melalui pujian, perilaku, hingga yang sifatnya bersifat material seperti gaji saat kita bekerja.
Tapi tahu gak, sih, bahwa yang paling kuat untuk memotivasi diri kita adalah kita sendiri? Istilah ini dikenal dengan motivasi intrinsik.
Lihat Juga :