Menengok Rumah Bersejarah Peristiwa Penculikan Rengasdengklok
Senin, 16 Agustus 2021 - 15:52 WIB
loading...
Soekarno dan Bung Hatta saat di rumah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Foto/ist
A
A
A
KARAWA - Sebuah rumah di Kabupaten Karawang , Jawa Barat, menjadi saksi bisu sejarah bangsa Indonesia. Adalah Rumah Rengasdengklok yang pada saat itu menjadi tempat para pemuda menyembunyikan Soekarno dan Hatta . Sejumlah pemuda tersebut antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh yang berasal dari perkumpulan "Menteng 31".
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Untuk bisa mencapai lokasi rumah tersebut, tak terlalu sulit. Dengan mengendarai roda empat melalui Tol Jakarta-Cikampek, lokasinya berjarak sekitar 29 kilometer dari Gerbang Tol Karawang Barat. Hampir di setiap ruas jalan selepas jalan tol pun kerap ada penunjuk jalan.
Sekilas rumah itu masih cukup asri dengan dinaungi pohon rindang. Kondisinya nampak cukup baik dan terawat, meski sangat sederhana. Di ruang depan langsung terlihat dua meja altar untuk sembahyang keluarga keturunan Tionghoa.
Baca Juga: Mengenang Detik-detik Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok
Sekedar informasi, saat peristiwa Rengasdengklok, rumah tersebut diketahui milik keturunan Tionghoa bernama Djiauw Kie Siong.
Saat memasuki bagian dalam, terpampang berderet foto Presiden Soekarno, Bung Hatta, dan para pemuda serta pemilik rumah yang berjasa dalam meraih kemerdekaan Indonesia.
Pada sebuah meja di tengah deretan foto itu, ada sebuah buku tamu. Meskipun terlihat begitu sederhana jika dibandingkan bangunan masa kini, rumah ini terlihat bersih dan tetap terawat. Beberapa plakat penghargaan menghiasinya.
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Untuk bisa mencapai lokasi rumah tersebut, tak terlalu sulit. Dengan mengendarai roda empat melalui Tol Jakarta-Cikampek, lokasinya berjarak sekitar 29 kilometer dari Gerbang Tol Karawang Barat. Hampir di setiap ruas jalan selepas jalan tol pun kerap ada penunjuk jalan.
Sekilas rumah itu masih cukup asri dengan dinaungi pohon rindang. Kondisinya nampak cukup baik dan terawat, meski sangat sederhana. Di ruang depan langsung terlihat dua meja altar untuk sembahyang keluarga keturunan Tionghoa.
Baca Juga: Mengenang Detik-detik Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok
Sekedar informasi, saat peristiwa Rengasdengklok, rumah tersebut diketahui milik keturunan Tionghoa bernama Djiauw Kie Siong.
Saat memasuki bagian dalam, terpampang berderet foto Presiden Soekarno, Bung Hatta, dan para pemuda serta pemilik rumah yang berjasa dalam meraih kemerdekaan Indonesia.
Pada sebuah meja di tengah deretan foto itu, ada sebuah buku tamu. Meskipun terlihat begitu sederhana jika dibandingkan bangunan masa kini, rumah ini terlihat bersih dan tetap terawat. Beberapa plakat penghargaan menghiasinya.
Lihat Juga :