Kota-kota di Dunia yang Bersahabat dengan Mural

Kamis, 26 Agustus 2021 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Tentu kita tidak asing dengan peristiwa bersejarah tentang bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur yang pada masa lampau dipisahkan dengan Tembok Berlin. Saat ini kawasan di sekitar situ justru menjadi pusat mural di Kota Berlin. Banyak mural-mural yang menceritakan sejarah pada masa lalu. Tepatnya sebelum dan sampai awal abad ke-20 di Jerman. Bagi kamu yang mau berwisata sejarah dan seni sekaligus, tempat ini cocok untuk masuk dalam daftar kunjunganmu.

Baca Juga: Brazen Bull, Mesin Pembunuh Keji Andalan Raja Tiran Yunani Kuno

5. MELBOURNE, AUSTRALIA

Kota-kota di Dunia yang Bersahabat dengan Mural

Foto: Bloomberg

Di kota ini, seni mural mendapatkan tempat yang istimewa. Karena pemerintah kota justru merawat dan menata mural-mural untuk menambah kecantikan kota. Mural-mural di sini mendapatkan ruang khusus yang sengaja diberikan oleh pemerintah kota supaya para seniman jalanan itu bisa mengekspresikan jiwa seninya dengan sebaik mungkin. Tentunya seniman jalanan juga harus taat aturan, karena bagi mereka yang membuat mural di luar kawasan yang telah ditentukan akan dihapus oleh pemerintah.

6. PARIS, PRANCIS

Kota-kota di Dunia yang Bersahabat dengan Mural

Foto: theculturetrip.com

Paris dikenal dunia sebagai pusat mode kelas atas. Banyak model pakaian yang terkenal di dunia berasal dari Paris. Namun, di tengah kemegahanya. Paris ternyata masih mau menyediakan ruang kebebasan berekspresi bagi para seniman jalanan untuk membuat mural. Bahkan seni mural di Paris dianggap sebagai seni paling orisinal dan sangat beragam. Karena para seniman di sana menggambar mural sesuai dengan selera masing-masing. Salah satu seniman jalanan terkenal dari Paris adalah Mister Pee.

7. NEW YORK, AMERIKA SERIKAT

Kota-kota di Dunia yang Bersahabat dengan Mural

Foto: dujour.com

Kemunculan mural di New York dimulai pada 1970-an. Pada saat itu New York sedang dalam masa kejahatan dan masalah sosial yang berada di titik puncak. Sehingga mural digunakan sebagai alat menyampaikan aspirasi kepada pemerintahanya. setelah kondisi mulai pulih, seni mural dirawat dan banyak disetujui oleh kelompok masyarakat yang berpengaruh di Amerika Serikat. Hal itulah yang membuat seni mural dari New York mengalami perkembangan yang signifikan ke seluruh penjuru dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dugaan Penipuan Hanania...
Dugaan Penipuan Hanania Travel Mencuat, Seret Nama Sejumlah Selebritis!
Kolaborasi Wujudkan...
Kolaborasi Wujudkan Sustainable Travel Lewat Tiket Green
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Pegawai Kemenag hingga Biro Travel
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved