Pengukuran Data Sangat Penting dalam Mendukung Kesetaraan Gender
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 19:07 WIB
loading...
Komitmen untuk mendorong kesetaraan gender hanya permulaan saja, masih banyak proses yang perlu dilakukan. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pengukuran data kesetaraan gender sangat penting dalam pelaporan perusahaan yang memiliki komitmen dalam mendukung kesetaraan gender. Data ini hanya bisa diperoleh jika masing-masing perusahaan melakukan pengukuran tingkat kesetaraan gender.
Baca juga: Cha Eun Woo Diincar Bintangi Drama Korea Dak Gang Jeong
"Pengukuran data itu bagi saya sangat penting, orang mungkin berpikir, itu hanya report tapi kita tidak bisa melaporkan jika tidak ada data. Dan data itu hanya bisa didapat kalau kita mengukur. Prinsipnya adalah, jika kita tidak bisa mengukur, kita tidak bisa mengatur. Kan harus jelas objektifnya, apa yang mau dicapai, dan bisa diukur serta ditelusuri sehingga hasilnya bisa tepat sasaran," tutur Febriany Eddy, CEO PT Vale Indonesia dalam Katadata SAFE Forum 2021, Kamis (26/8/2021).
Dia juga menambahkan, komitmen untuk mendorong kesetaraan gender hanya permulaan saja. Masih banyak proses yang perlu dilakukan perusahaan untuk mencapainya, mulai dari komitmen, transformasi budaya hingga rencana kerja.
"Mulai dari komitmen lalu kami memulai dengan budaya korporasi, kami mau mengubah budaya kita yang maskulin menjadi inklusif dan mempromosikan learning together. Jadi inklusi dan keberagaman menjadi pilar yang sangat penting untuk mendorong dan mengakselerasi dalam transformasi budaya tersebut. Dan kami berusaha untuk membuat inklusi dan keberagaman menjadi jati diri perusahaan. Dengan adanya tune from the top, lalu terintegrasi secara budaya lalu muncul charter. Lalu dari charter transit menjadi norma, kebijakan, standar dan prosedur," jelasnya.
Baca juga: Cha Eun Woo Diincar Bintangi Drama Korea Dak Gang Jeong
"Pengukuran data itu bagi saya sangat penting, orang mungkin berpikir, itu hanya report tapi kita tidak bisa melaporkan jika tidak ada data. Dan data itu hanya bisa didapat kalau kita mengukur. Prinsipnya adalah, jika kita tidak bisa mengukur, kita tidak bisa mengatur. Kan harus jelas objektifnya, apa yang mau dicapai, dan bisa diukur serta ditelusuri sehingga hasilnya bisa tepat sasaran," tutur Febriany Eddy, CEO PT Vale Indonesia dalam Katadata SAFE Forum 2021, Kamis (26/8/2021).
Dia juga menambahkan, komitmen untuk mendorong kesetaraan gender hanya permulaan saja. Masih banyak proses yang perlu dilakukan perusahaan untuk mencapainya, mulai dari komitmen, transformasi budaya hingga rencana kerja.
"Mulai dari komitmen lalu kami memulai dengan budaya korporasi, kami mau mengubah budaya kita yang maskulin menjadi inklusif dan mempromosikan learning together. Jadi inklusi dan keberagaman menjadi pilar yang sangat penting untuk mendorong dan mengakselerasi dalam transformasi budaya tersebut. Dan kami berusaha untuk membuat inklusi dan keberagaman menjadi jati diri perusahaan. Dengan adanya tune from the top, lalu terintegrasi secara budaya lalu muncul charter. Lalu dari charter transit menjadi norma, kebijakan, standar dan prosedur," jelasnya.
Lihat Juga :