Obat Diabetes Metformin di Indonesia Aman, Begini Aturan Pakai Agar Efektif Turunkan Kadar Gula!
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 16:05 WIB
loading...
Metformin. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Obat diabetes Metformin di Inggris ditarik ijin edarnya. Obat ini dilaporkan mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan penyakit kanker. Seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (28/8), penarikan ini disebabkan akibat penemuan tingkat nitrosodimethylamine (NDMA) yang tidak dapat diterima. NDMA merupakan senyawa organik yang terbentuk secara alami.
Namun penarikan itu tidak terjadi di Indonesia. Dikutip dari situs resmi BPOM, pemberitaan tersebut tidak berlaku di Indonesia. Pasalnya, dijelaskan bahwa BPOM bersama industri farmasi pemegang izin edar di Indonesia telah melakukan kajian terhadap semua produk yang mengandung Metformin sediaan lepas lambat (extended release) yang beredar di Indonesia.
Hasil kajian menunjukkan bahwa produk Metformin yang beredar di Indonesia memenuhi persyaratan ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan (acceptable daily intake), yaitu 96 ng/hari. Penggunaan di atas ambang batas tersebut secara terus-menerus dalam jangka waktu lama berpotensi menyebabkan kanker/karsinogenik.
Baca Juga : Obat Diabetes Metformin Ditarik Edar, Mengandung Bahan Kimia Penyebab Kanker
Bagi penderita diabetes (diabetesi) Metformin boleh dibilang menjadi obat wajib. Metformin bekerja dengan cara meningkatkan efektivitas tubuh dalam menggunakan insulin untuk menekan peningkatan kadar gula darah. Namun perlu diketahui, obat ini tidak dapat diberikan pada penderita diabetes tipe 1 yang organ pankreasnya sudah tidak memproduksi insulin.
Seperti dikutip laman Alodokter, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat konsumsi obat ini. Sebaiknya hentikan konsumsi metformin dan segera ke dokter bila mengalami diare dan muntah setelah menggunakan obat ini.Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan metformin karena akan meningkatkan risiko gula darah rendah dan asidosis.
Namun penarikan itu tidak terjadi di Indonesia. Dikutip dari situs resmi BPOM, pemberitaan tersebut tidak berlaku di Indonesia. Pasalnya, dijelaskan bahwa BPOM bersama industri farmasi pemegang izin edar di Indonesia telah melakukan kajian terhadap semua produk yang mengandung Metformin sediaan lepas lambat (extended release) yang beredar di Indonesia.
Hasil kajian menunjukkan bahwa produk Metformin yang beredar di Indonesia memenuhi persyaratan ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan (acceptable daily intake), yaitu 96 ng/hari. Penggunaan di atas ambang batas tersebut secara terus-menerus dalam jangka waktu lama berpotensi menyebabkan kanker/karsinogenik.
Baca Juga : Obat Diabetes Metformin Ditarik Edar, Mengandung Bahan Kimia Penyebab Kanker
Bagi penderita diabetes (diabetesi) Metformin boleh dibilang menjadi obat wajib. Metformin bekerja dengan cara meningkatkan efektivitas tubuh dalam menggunakan insulin untuk menekan peningkatan kadar gula darah. Namun perlu diketahui, obat ini tidak dapat diberikan pada penderita diabetes tipe 1 yang organ pankreasnya sudah tidak memproduksi insulin.
Seperti dikutip laman Alodokter, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat konsumsi obat ini. Sebaiknya hentikan konsumsi metformin dan segera ke dokter bila mengalami diare dan muntah setelah menggunakan obat ini.Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan metformin karena akan meningkatkan risiko gula darah rendah dan asidosis.
Lihat Juga :