Kena Covid-19 Parah Sama Rasanya Seperti Digigit Ular Berbisa

Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:31 WIB
loading...
Kena Covid-19 Parah...
Kena Covid-19 Parah Sama Rasanya Seperti Digigit Ular Berbisa. Foto/New York Post.
A A A
JAKARTA - Terkena Covid-19 parah sama rasanya seperti digigit ular berbisa . Para peneliti termasuk dari Stony Brook University di Long Island telah mengidentifikasi enzim dalam virus corona yang merusak tubuh seperti neurotoksin dari racun ular derik, menurut analisis dalam The Journal of Clinical Investigation.

Para ilmuwan studi dari sekolah SUNY, Universitas Arizona dan Universitas Wake Forest mengatakan menargetkan enzim, yang menyebabkan peradangan parah, dapat mengobati dan menyelamatkan nyawa pasien Covid-19 dengan lebih baik di tengah kebangkitan virus dengan varian Delta.

Studi ini menunjukkan bahwa enzim virus corona, sPLA2-II, memiliki kesamaan dengan enzim aktif dalam racun ular berbisa yang biasanya ditemukan dalam konsentrasi rendah pada individu sehat dan telah lama diketahui memainkan peran penting dalam pertahanan manusia terhadap infeksi bakteri .

Dilansir dari New York Post, Selasa (31/8) Floyd “Ski” Chilton dari University of Arizona, penulis senior makalah tersebut menjelaskan bahwa ketika enzim yang sama bersirkulasi pada tingkat tinggi, ia dapat menghancurkan membran organ vital.

Baca Juga: Tubuh dan Rumah Bersih, Ancaman Varian Baru Bisa Teratasi!

“Studi ini mendukung target terapi baru untuk mengurangi atau bahkan mencegah kematian akibat Covid-19,” jelas rekan penulis, Doctor Maurizio Del Poeta dari Stony Brook's Renaissance School of Medicine.

“Karena inhibitor sPLA2-IIA sudah ada, penelitian kami mendukung penggunaan inhibitor ini pada pasien dengan peningkatan kadar sPLA2-IIA untuk mengurangi, atau bahkan mencegah, kematian akibat Covid-19," lanjutnya.

Del Poeta mengungkapkan bahwa Chilton menghubungi Stony Brook untuk menganalisis sampel darah pada pasien Covid-19 untuk mempelajari enzim jenis racun ular.

Del Poeta dan timnya, yang dipimpin bersama olehnya dan asisten peneliti Jeehyun Karen You, mengumpulkan sampel plasma darah yang disimpan dan menganalisis grafik medis dari 127 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Universitas Stony Brook antara Januari dan Juli 2020.

Baca Juga: Heboh Kebocoran Data eHAC, Kemenkes Lakukan Investigasi Lebih Lanjut

Koleksi 154 sampel pasien dari Stony Brook dan Banner University Medical Center di Tucson antara Januari dan November 2020 juga diperiksa. "Studi kami sangat tepat waktu mengingat bagaimana varian Delta berkontribusi terhadap peningkatan insiden Covid-19 dan tingkat rawat inap baik di AS maupun di seluruh dunia,” ungkap You.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Hantavirus Merebak,...
Hantavirus Merebak, Bill Gates Peringatkan Pandemi Berikutnya Bisa 10 Kali Lebih Buruk
Rekomendasi
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Berita Terkini
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Isago Gandeng Nagita...
Isago Gandeng Nagita Slavina Luncurkan Koleksi Perhiasan Terbaru 'Love Everyday'
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Teach You a Lesson Sukses...
Teach You a Lesson Sukses Besar di Netflix Korea, Kim Moo-yul Curi Perhatian Penonton
Infografis
Sama Seperti Alkohol,...
Sama Seperti Alkohol, Berikut Makanan yang Bisa Merusak Hati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved