Film 'Cassava Nova': Perenungan akan Rumah, Tempat Pulang, dan Bernaung
Jum'at, 10 September 2021 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Film Pendek Hari ke-40, Mahasiswa Demonstran dan Kebaikan yang Diwariskan
Padahal, setiap hubungan selalu memerlukan komunikasi yang baik. Tidak ada canda tawa antara orang tua dengan anak tentu saja menjauhkan satu sama lain.
Baik Nova maupun Dewi masing-masing memiliki orang-orang di sekitar yang peduli. Nova ditunjukkan memiliki banyak kekasih yang selalu menemani melalui pesan-pesan yang diterima, sementara Dewi memiliki teman-teman arisan yang membuat hidupnya ramai. Namun, saat terjadi hal buruk pada Dewi, Nova merupakan orang pertama yang dihubungi teman ibunya, menunjukkan bahwa keeratan hubungan darah tidak akan tergantikan oleh keberadaan orang lain di sekitar.
Momen sakitnya Dewi membuat Nova memahami kesulitan sang Ibu, terutama bagaimana dia menjalankan usaha lemetnya sendirian. Dia belajar membuat lemet selama Dewi sakit dan ‘menghadiahkan’ lemet pertamanya ketika ibunya pulang ke rumah.
![Film 'Cassava Nova': Perenungan akan Rumah, Tempat Pulang, dan Bernaung]()
Foto: Maxstream
Kutipan dari Guy Lafleur sangat cocok menggambarkan film pendek ini, “When trouble comes, it’s your family that supports you.” Ketika masalah datang, keluargalah yang akan mendukungmu. Meskipun pacar-pacar Nova memberikan dukungan, tetap saja ibunya pemberi dukungan terbesar sejak ia kecil sekaligus yang akan selalu menerimanya dengan tangan terbuka. Begitu pula Dewi, kehadiran teman-teman tidak akan pernah mampu menggantikan keberadaan sang anak, betapa pun nyaringnya ia tertawa bersama mereka.
Padahal, setiap hubungan selalu memerlukan komunikasi yang baik. Tidak ada canda tawa antara orang tua dengan anak tentu saja menjauhkan satu sama lain.
Baik Nova maupun Dewi masing-masing memiliki orang-orang di sekitar yang peduli. Nova ditunjukkan memiliki banyak kekasih yang selalu menemani melalui pesan-pesan yang diterima, sementara Dewi memiliki teman-teman arisan yang membuat hidupnya ramai. Namun, saat terjadi hal buruk pada Dewi, Nova merupakan orang pertama yang dihubungi teman ibunya, menunjukkan bahwa keeratan hubungan darah tidak akan tergantikan oleh keberadaan orang lain di sekitar.
Momen sakitnya Dewi membuat Nova memahami kesulitan sang Ibu, terutama bagaimana dia menjalankan usaha lemetnya sendirian. Dia belajar membuat lemet selama Dewi sakit dan ‘menghadiahkan’ lemet pertamanya ketika ibunya pulang ke rumah.

Foto: Maxstream
Kutipan dari Guy Lafleur sangat cocok menggambarkan film pendek ini, “When trouble comes, it’s your family that supports you.” Ketika masalah datang, keluargalah yang akan mendukungmu. Meskipun pacar-pacar Nova memberikan dukungan, tetap saja ibunya pemberi dukungan terbesar sejak ia kecil sekaligus yang akan selalu menerimanya dengan tangan terbuka. Begitu pula Dewi, kehadiran teman-teman tidak akan pernah mampu menggantikan keberadaan sang anak, betapa pun nyaringnya ia tertawa bersama mereka.
Lihat Juga :