Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan
Senin, 13 September 2021 - 00:09 WIB
loading...
A
A
A
3. Tahu dia tidak akan berhasil
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Batman terlahir dari hasrat balas dendam seorang anak. Bocah berusia 9 tahun yang melihat orangtuanya dibunuh lalu mendongak dan berkata, “Tidak lagi.” Sementara tujuannya itu mulia, ini juga mustahil. Tidak mungkin kalau Batman bakal membersihkan Gotham. Bahkan, dengan sepasukan superhero, kejahatan dan kemiskinan yang menyebabkannya bukanlah sesuatu yang mudah dikalahkan. Bruce Wayne menghabiskan uangnya dan masalahnya tetap ada. Pencarian Batman pun akhirnya sia-sia dan bagian terburuknya, dia tahu. Dia pergi ke luar tiap malam dan tahu kalau dia tidak akanserta tidak bisa berhasil.
4. Tahu kalau dia memperburuk keadaan
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Ada pemikiran kalau salah satu alasan mengapa penjahat di Gotham itu sangat berbahaya dan berhasil adalah karena Batman. Pemikiran ini cukup liar. Agar penjahat itu sukses di Gotham, mereka harus menjadi terbaik dari yang terbaik. Para penjahat dan geng sukses di Gotham telah menjadi predator utama karena Batman. Cape Crusader pun tahu soal ini. Dia adalah orang yang sangat cerdas. Dia tahu kalau setiap kali dia jadi lebih baik, maka mereka pun akan jadi lebih baik. Bukan hanya karena Batman tahu kalau semua misinya ini sia-sia, tapi, karena dia juga tahu kalau itu hanya akan membuat musuhnya jadi lebih berbahaya.
5. Kehidupan asmaranya kacau balau
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Dalam beberapa tahun belakangan, Batman dan Catwoman punya hubungan yang cukup baik, yang mana pengecualian di kehidupan Batman. Bahkan, hubungan itu pun punya banyak masalah karena siapa mereka. Sebelum Catwoman, Batman sudah menjalani banyak hubungan dan semuanya terluka akibat hidupnya sebagai Batman. Apakah itu karena obsesinya melawan kejahatan atau obsesinya membunuh siapa pun yang bersamanya, Batman telah kehilangan banyak wanita yang dia cintai akibat hidupnya sebagai superhero.
6. Tekanan sebagai Batman itu sangat besar
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Salah satu momen paling realistis Batman muncul dari Infinite Crisis #3. Dunia runtuh di sekitar Batman dan dia kena serangan panik. Kehidupan Batman itu sangat stres. Dari kehidupan sehari-harinya di Gotham hingga segudang misi di luar kota itu bersama Justice League, stres Batman itu gila besarnya. Dia punya penjahat yang berusaha menguak siapa dirinya, penjahat yang berusaha mencari cara lolos darinya dan semua ancaman yng dia terima sebagai anggota Justice League. Kehidupannya penuh kecemasan yang tidak terbayangkan.
7. Temannya pun takut padanya
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Batman punya reputasi tertentu. Penampilannya dan caranya melakukan banyak hal dibangun untuk melayangkan ketakutan ke jantung para musuhnya. Ini sangat efektif, nyatanya, terlalu efektif. Pahlawan di DC Universe menghormati Batman. Tapi, banyak yang takut padanya. Bahkan mereka yang sangat dekat dengannya pun sangat takut padanya karena mereka tahu Batman sudah tahu bagaimana cara membunuh mereka. Batman hidup dengan banyak hal. Tapi, tahu kalau semua temannya takut padanya dan sama sekali tidak percaya padanya itu tidak mudah baginya. Bagian terburuknya adalah dia tahu kalau dia memang layak mendapatkan perlakuan seperti itu.
8. Dia dan Joker terkunci di pusaran kematian
![Fakta-Fakta yang Membuat Hidup Batman Menyedihkan]()
Batman punya banyak penjahat hebat dan yang terbaik punya dimensi pribadi atas permusuhannya dengan Batman. Sebagian besar akan sepakat kalau musuh terbesar Batman adalah Joker dan ada alasan bagus soal ini. Dua orang ini ada di dua sisi yang berbeda di satu koin yang sama. Batman adalahketertiban dan Joker adalah kekacauan. Keduanya terkait dan kaitan itu telah mengunci mereka di pusaran kematian. Pertarungan Batman dan Joker tidak akan pernah berakhir sampai salah satu dari mereka mati. Joker akan menghancurkan semua yang disukai Batman dan Batman tidak akan berhenti menghentikannya. Hanya ada satu cara yang membuat pertarungan mereka berakhir.

Batman terlahir dari hasrat balas dendam seorang anak. Bocah berusia 9 tahun yang melihat orangtuanya dibunuh lalu mendongak dan berkata, “Tidak lagi.” Sementara tujuannya itu mulia, ini juga mustahil. Tidak mungkin kalau Batman bakal membersihkan Gotham. Bahkan, dengan sepasukan superhero, kejahatan dan kemiskinan yang menyebabkannya bukanlah sesuatu yang mudah dikalahkan. Bruce Wayne menghabiskan uangnya dan masalahnya tetap ada. Pencarian Batman pun akhirnya sia-sia dan bagian terburuknya, dia tahu. Dia pergi ke luar tiap malam dan tahu kalau dia tidak akanserta tidak bisa berhasil.
4. Tahu kalau dia memperburuk keadaan

Ada pemikiran kalau salah satu alasan mengapa penjahat di Gotham itu sangat berbahaya dan berhasil adalah karena Batman. Pemikiran ini cukup liar. Agar penjahat itu sukses di Gotham, mereka harus menjadi terbaik dari yang terbaik. Para penjahat dan geng sukses di Gotham telah menjadi predator utama karena Batman. Cape Crusader pun tahu soal ini. Dia adalah orang yang sangat cerdas. Dia tahu kalau setiap kali dia jadi lebih baik, maka mereka pun akan jadi lebih baik. Bukan hanya karena Batman tahu kalau semua misinya ini sia-sia, tapi, karena dia juga tahu kalau itu hanya akan membuat musuhnya jadi lebih berbahaya.
5. Kehidupan asmaranya kacau balau

Dalam beberapa tahun belakangan, Batman dan Catwoman punya hubungan yang cukup baik, yang mana pengecualian di kehidupan Batman. Bahkan, hubungan itu pun punya banyak masalah karena siapa mereka. Sebelum Catwoman, Batman sudah menjalani banyak hubungan dan semuanya terluka akibat hidupnya sebagai Batman. Apakah itu karena obsesinya melawan kejahatan atau obsesinya membunuh siapa pun yang bersamanya, Batman telah kehilangan banyak wanita yang dia cintai akibat hidupnya sebagai superhero.
6. Tekanan sebagai Batman itu sangat besar

Salah satu momen paling realistis Batman muncul dari Infinite Crisis #3. Dunia runtuh di sekitar Batman dan dia kena serangan panik. Kehidupan Batman itu sangat stres. Dari kehidupan sehari-harinya di Gotham hingga segudang misi di luar kota itu bersama Justice League, stres Batman itu gila besarnya. Dia punya penjahat yang berusaha menguak siapa dirinya, penjahat yang berusaha mencari cara lolos darinya dan semua ancaman yng dia terima sebagai anggota Justice League. Kehidupannya penuh kecemasan yang tidak terbayangkan.
7. Temannya pun takut padanya

Batman punya reputasi tertentu. Penampilannya dan caranya melakukan banyak hal dibangun untuk melayangkan ketakutan ke jantung para musuhnya. Ini sangat efektif, nyatanya, terlalu efektif. Pahlawan di DC Universe menghormati Batman. Tapi, banyak yang takut padanya. Bahkan mereka yang sangat dekat dengannya pun sangat takut padanya karena mereka tahu Batman sudah tahu bagaimana cara membunuh mereka. Batman hidup dengan banyak hal. Tapi, tahu kalau semua temannya takut padanya dan sama sekali tidak percaya padanya itu tidak mudah baginya. Bagian terburuknya adalah dia tahu kalau dia memang layak mendapatkan perlakuan seperti itu.
8. Dia dan Joker terkunci di pusaran kematian

Batman punya banyak penjahat hebat dan yang terbaik punya dimensi pribadi atas permusuhannya dengan Batman. Sebagian besar akan sepakat kalau musuh terbesar Batman adalah Joker dan ada alasan bagus soal ini. Dua orang ini ada di dua sisi yang berbeda di satu koin yang sama. Batman adalahketertiban dan Joker adalah kekacauan. Keduanya terkait dan kaitan itu telah mengunci mereka di pusaran kematian. Pertarungan Batman dan Joker tidak akan pernah berakhir sampai salah satu dari mereka mati. Joker akan menghancurkan semua yang disukai Batman dan Batman tidak akan berhenti menghentikannya. Hanya ada satu cara yang membuat pertarungan mereka berakhir.
Lihat Juga :