Empat Seniman Terkenal Dunia Penyandang Disabilitas atau Gangguan Perkembangan
Senin, 13 September 2021 - 15:00 WIB
loading...
Kondisi disabilitas tak menghalangi para seniman untuk menghasilkan karya yang membuat nama mereka menjadi legenda dunia. Foto/Calvin Craig, Unsplash
A
A
A
JAKARTA - Kondisi disabilitas tak membuat mereka yang punya bakat seni untuk mundur dalam berkarya, termasuk para seniman yang akhirnya menjadi legenda dunia ini.
Seni memang mampu menembus ruang dan waktu, melawan keterbatasan bagi seniman penyandang disabilitas . Berikut ini empat seniman disabilitas dan yang mengalami gangguan perkembangan yang karyanya tidak diragukan lagi.
1. MICHELANGELO
![Empat Seniman Terkenal Dunia Penyandang Disabilitas atau Gangguan Perkembangan]()
Foto: via Wikimedia
Seniman terkemuka Michelangelo mengalami gangguan perkembangan sindrom asperger dan radang sendi yang membuatnya merasakan sakit pada tangan dan kakinya. Namun, karena kejeniusannya dalam bidang seni , Michelangelo disebut “maestronya seniman”. Ia menekuni bidang seni sampai ia berusia hampir 89 tahun.
Baca Juga: Penting! Jangan Katakan Ini ke Penyandang Disabilitas
2. VINCENT VAN GOGH
![Empat Seniman Terkenal Dunia Penyandang Disabilitas atau Gangguan Perkembangan]()
Foto: via Wikimedia
Pelukis asal Belanda ini terkenal dengan karyanya "The Starry Night", Vincent van Gogh. Ia mengalami gangguan penglihatan alami yang diakibatkan oleh pembengkatan retina. Selain mengalami keterbatasan fisik, ia juga mengalami masalah psikologis yaitu bipolar, atau yang dulu dikenal dengan istilah manic depression.
3. HENRI MATISSE
![Empat Seniman Terkenal Dunia Penyandang Disabilitas atau Gangguan Perkembangan]()
Foto:theculturetrip.com
Hendri Matisse diketahui lumpuh setelah melakukan operasi kanker. Seniman yang terkenal karena menggunakan warna-warna cerah dalam bentuk yang sederhana ini menjadi salah satu modernis terkemuka dunia.
Baca Juga: Stres? Yuk, Lakukan Terapi Seni yang Menyenangkan
4. PETER LONGSTAFF
![Empat Seniman Terkenal Dunia Penyandang Disabilitas atau Gangguan Perkembangan]()
Foto: Peter Longstaff/mfpa.uk
Peter Longstaff merupakan penyandang disabilitas yang terlahir tidak memiliki tangan, membuatnya mengandalkan kakinya dalam beraktivitas. Hal ini disebabkan oleh pemberian obat thalidomide, obat mual yang diberikan dokter pada ibu hamil. Ia juga merupakan bagian dari pergerakan internasional dari seniman lukisan mulut dan kaki (MFPA).
Ananda Amillia
Kontributor GenSINDO
Universitas Pendidikan Indonesia
Instagram: @anandamillia
Seni memang mampu menembus ruang dan waktu, melawan keterbatasan bagi seniman penyandang disabilitas . Berikut ini empat seniman disabilitas dan yang mengalami gangguan perkembangan yang karyanya tidak diragukan lagi.
1. MICHELANGELO
.jpg)
Foto: via Wikimedia
Seniman terkemuka Michelangelo mengalami gangguan perkembangan sindrom asperger dan radang sendi yang membuatnya merasakan sakit pada tangan dan kakinya. Namun, karena kejeniusannya dalam bidang seni , Michelangelo disebut “maestronya seniman”. Ia menekuni bidang seni sampai ia berusia hampir 89 tahun.
Baca Juga: Penting! Jangan Katakan Ini ke Penyandang Disabilitas
2. VINCENT VAN GOGH
.jpg)
Foto: via Wikimedia
Pelukis asal Belanda ini terkenal dengan karyanya "The Starry Night", Vincent van Gogh. Ia mengalami gangguan penglihatan alami yang diakibatkan oleh pembengkatan retina. Selain mengalami keterbatasan fisik, ia juga mengalami masalah psikologis yaitu bipolar, atau yang dulu dikenal dengan istilah manic depression.
3. HENRI MATISSE
.jpg)
Foto:theculturetrip.com
Hendri Matisse diketahui lumpuh setelah melakukan operasi kanker. Seniman yang terkenal karena menggunakan warna-warna cerah dalam bentuk yang sederhana ini menjadi salah satu modernis terkemuka dunia.
Baca Juga: Stres? Yuk, Lakukan Terapi Seni yang Menyenangkan
4. PETER LONGSTAFF
.jpg)
Foto: Peter Longstaff/mfpa.uk
Peter Longstaff merupakan penyandang disabilitas yang terlahir tidak memiliki tangan, membuatnya mengandalkan kakinya dalam beraktivitas. Hal ini disebabkan oleh pemberian obat thalidomide, obat mual yang diberikan dokter pada ibu hamil. Ia juga merupakan bagian dari pergerakan internasional dari seniman lukisan mulut dan kaki (MFPA).
Ananda Amillia
Kontributor GenSINDO
Universitas Pendidikan Indonesia
Instagram: @anandamillia
(ita)
Lihat Juga :