Aplikasi Ini Membuat Pendaftaran Tes Corona Jadi Lebih Mudah
Selasa, 21 April 2020 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
"Halodoc menghubungkan masyarakat dengan sejumlah rumah sakit yang menyediakan paket layanan kesehatan tergantung kebutuhan dan kondisi kesehatan, mulai dari buat janji dengan dokter hingga rapid test dan PCR test untuk COVID-19," ungkap CEO Halodoc, Jonathan Sudharta dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Selasa (21/4/2020).
Dalam kesempatan yang sama Chief of MedicalHalodoc, Irwan Heriyanto, menyebutkan, apabila ditemukan hasil reaktif (positif), baik dari rapid test maupun PCR, dokter akan mengevaluasi tingkat gejala pasien untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. "Apakah perlu dirujuk ke rumah sakit khusus atau dapat ditangani di rumah," imbuhnya.
Dalam kasus rapid test dengan hasil nonreaktif (negatif), tapi ada riwayat kontak atau ada gejala ringan, disarankan untuk melakukan rapid test ulang 7-10 hari kemudian. Sebab ada kemungkinan antibodi belum terbentuk pada saat tes pertama.
"Hasil dari kedua tes tersebut, baik rapid test maupun PCR perlu dikonsultasikan kembali ke dokter, karena membutuhkan interpretasi dan rekomendasi dari seorang ahli," tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama Chief of MedicalHalodoc, Irwan Heriyanto, menyebutkan, apabila ditemukan hasil reaktif (positif), baik dari rapid test maupun PCR, dokter akan mengevaluasi tingkat gejala pasien untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. "Apakah perlu dirujuk ke rumah sakit khusus atau dapat ditangani di rumah," imbuhnya.
Dalam kasus rapid test dengan hasil nonreaktif (negatif), tapi ada riwayat kontak atau ada gejala ringan, disarankan untuk melakukan rapid test ulang 7-10 hari kemudian. Sebab ada kemungkinan antibodi belum terbentuk pada saat tes pertama.
"Hasil dari kedua tes tersebut, baik rapid test maupun PCR perlu dikonsultasikan kembali ke dokter, karena membutuhkan interpretasi dan rekomendasi dari seorang ahli," tukasnya.
(ihs)
Lihat Juga :