Shang-Chi Jadi Titik Kebangkitan Kembali Hydra di Marvel
Selasa, 28 September 2021 - 00:57 WIB
loading...
A
A
A
1. Xialing sepertinya mengagumi filosofi Red Skull
![Shang-Chi Jadi Titik Kebangkitan Kembali Hydra di Marvel]()
Film Shang-Chi tidak secara langsung mengomentari rencana dan tujuan Xialing. Namun, sementara klub tarung Xialing sering dikunjungi superhero kondang, masih ada isyarat kalau secara filosofis Xialing berada di bawah pengaruh yang berbahaya. Yang paling mencolok adalah mural Red Skull di dinding kantornya di Makau.
Red Skull adalah seorang Nazi yang diyakini mati di Perang Dunia II. Di MCU, mural itu sama seperti kalau Xialing menggambar swastika di dindingnya. Ini menandakan kalau dia mengagumi keyakinan Nazi.
Namun, filosofi Red Skull masuk lebih dalam dari itu. Seperti di Captain America: The First Avenger, Red Skull percaya kalau para dewa Norse itu nyata dan mereka meninggalkan artefak kuat yang bisa dipakai untuk mendirikan kekuasaannya di bumi. Ini membuat Red Skull menemukan Tesseract. Dia menggunakan kekuatannya untuk menciptakan senjata yang mengancam meruntuhkan Sekutu.
Hingga saat ini, keyakinan Red Skull ini sudah tervalidasi dengan skala yang lebih besar di MCU. Thor menjadi salah satu anggota Avengers, dan Asgardian lari ke bumi setelah Asgard hancur di Thor: Ragnarok. Spider-Man: Homecoming juga mengindikasikan kebangkitan agama Norse dengan keberadaan Korean Church of Asgard di Queens. Tidak heran kalau semua hal tersebut menyebabkan ketertarikan kembali ke pandangan Red Skull.
Pemujaan Xialing terhadap Red Skull mungkin menyiratkan kalau dia melihat mitos dan legenda itu sebagai petunjuk kebenaran yang lebih dalam. Dia juga mungkin melihat makhluk dan artefak-artefak yang terasosiasi dengan dongeng tersebut sebagai saranan potensial dalam upaya mencapai dominasi. Kalau itu benar, dia jelas akan mengintepretasikan pengalamannya sebagai konfirmasi lanjutan atas kepercayaan umum Red Skull.
2. Ten Rings di bawah Xialing bisa menjadi basis Hydra baru
![Shang-Chi Jadi Titik Kebangkitan Kembali Hydra di Marvel]()
Meskipun Shang-Chi berfokus pada seni bela diri, penting untuk diingat kalau Ten Rings secara tradisional juga merangkul teknologi mutakhir. Apalagi, Ten Rings debut di MCU di film pertama Iron Man ketika sel mereka berusaha memaksa Tony Stark mempersenjatai mereka. Ini artinya, kekaisaran Xialing jadi lebih rumit. Mereka bisa jadi merangkul sains dan sihir, dengan mengakui realitas mitos dan legenda sementara mencocokkan sains super sci-fi MCU.

Film Shang-Chi tidak secara langsung mengomentari rencana dan tujuan Xialing. Namun, sementara klub tarung Xialing sering dikunjungi superhero kondang, masih ada isyarat kalau secara filosofis Xialing berada di bawah pengaruh yang berbahaya. Yang paling mencolok adalah mural Red Skull di dinding kantornya di Makau.
Red Skull adalah seorang Nazi yang diyakini mati di Perang Dunia II. Di MCU, mural itu sama seperti kalau Xialing menggambar swastika di dindingnya. Ini menandakan kalau dia mengagumi keyakinan Nazi.
Namun, filosofi Red Skull masuk lebih dalam dari itu. Seperti di Captain America: The First Avenger, Red Skull percaya kalau para dewa Norse itu nyata dan mereka meninggalkan artefak kuat yang bisa dipakai untuk mendirikan kekuasaannya di bumi. Ini membuat Red Skull menemukan Tesseract. Dia menggunakan kekuatannya untuk menciptakan senjata yang mengancam meruntuhkan Sekutu.
Hingga saat ini, keyakinan Red Skull ini sudah tervalidasi dengan skala yang lebih besar di MCU. Thor menjadi salah satu anggota Avengers, dan Asgardian lari ke bumi setelah Asgard hancur di Thor: Ragnarok. Spider-Man: Homecoming juga mengindikasikan kebangkitan agama Norse dengan keberadaan Korean Church of Asgard di Queens. Tidak heran kalau semua hal tersebut menyebabkan ketertarikan kembali ke pandangan Red Skull.
Pemujaan Xialing terhadap Red Skull mungkin menyiratkan kalau dia melihat mitos dan legenda itu sebagai petunjuk kebenaran yang lebih dalam. Dia juga mungkin melihat makhluk dan artefak-artefak yang terasosiasi dengan dongeng tersebut sebagai saranan potensial dalam upaya mencapai dominasi. Kalau itu benar, dia jelas akan mengintepretasikan pengalamannya sebagai konfirmasi lanjutan atas kepercayaan umum Red Skull.
2. Ten Rings di bawah Xialing bisa menjadi basis Hydra baru

Meskipun Shang-Chi berfokus pada seni bela diri, penting untuk diingat kalau Ten Rings secara tradisional juga merangkul teknologi mutakhir. Apalagi, Ten Rings debut di MCU di film pertama Iron Man ketika sel mereka berusaha memaksa Tony Stark mempersenjatai mereka. Ini artinya, kekaisaran Xialing jadi lebih rumit. Mereka bisa jadi merangkul sains dan sihir, dengan mengakui realitas mitos dan legenda sementara mencocokkan sains super sci-fi MCU.
Lihat Juga :