Politisi AS Desak FTC Investigasi TikTok Atas Dugaan Kumpulkan Data Anak
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Aplikasi memasuki pasar AS setelah ByteDance bergabung dengan musical.ly pada 2018. Namun, merger itu tidak pernah diperiksa oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) seperti semua akuisisi perusahaan AS oleh perusahaan asing lainnya.
November lalu, Senator Chuck Schumer (D-NY) dan Tom Cotton (R-AR) mengirim surat kepada direktur intelijen nasional yang meminta TikTok menjadi subjek penyelidikan keamanan nasional.
TikTok diduga melanggar keputusan persetujuan yang ditandatangani oleh perusahaan dan FTC. Anggota parlemen AS pun meminta FTC menggelar penyelidikan terhadap TikTok.
Sekarang, Reuters melaporkan bahwa empat senator AS telah mengirim surat ke FTC dan memaksa badan pengawas tersebut untuk menyelidiki tuduhan, bahwa TikTok melanggar perjanjian persetujuan 2019 yang seharusnya melindungi privasi anak-anak.
Berdasarkan perjanjian persetujuan, TikTok setuju untuk mencatat video yang dibuat oleh pengguna di bawah 13. Namun, video tidak pernah dihapus meninggalkan aplikasi yang melanggar ketentuan perjanjian.
November lalu, Senator Chuck Schumer (D-NY) dan Tom Cotton (R-AR) mengirim surat kepada direktur intelijen nasional yang meminta TikTok menjadi subjek penyelidikan keamanan nasional.
TikTok diduga melanggar keputusan persetujuan yang ditandatangani oleh perusahaan dan FTC. Anggota parlemen AS pun meminta FTC menggelar penyelidikan terhadap TikTok.
Sekarang, Reuters melaporkan bahwa empat senator AS telah mengirim surat ke FTC dan memaksa badan pengawas tersebut untuk menyelidiki tuduhan, bahwa TikTok melanggar perjanjian persetujuan 2019 yang seharusnya melindungi privasi anak-anak.
Berdasarkan perjanjian persetujuan, TikTok setuju untuk mencatat video yang dibuat oleh pengguna di bawah 13. Namun, video tidak pernah dihapus meninggalkan aplikasi yang melanggar ketentuan perjanjian.
Lihat Juga :