Review Film No Time to Die: Pamitan Sempurna Daniel Craig sebagai James Bond

Kamis, 30 September 2021 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Keinginan Bond untuk hidup damai pun belum bisa terwujud. Dia akhirnya kembali menjalani kehidupan sebagai agen mata-mata untuk terakhir kalinya. Serentetan peristiwa yang kemudian terjadi pada dirinya, pada akhirnya, membuatnya harus melakukan keputusan besar.
Review Film No Time to Die: Pamitan Sempurna Daniel Craig sebagai James Bond

Berdurasi 2 jam 43 menit, No Time to Die adalah film Bond terpanjang dalam sejarah franchise ini. Dengan durasi panjang ini, tak heran jika banyak yang berharap banyak aksi seru terjadi di dalamnya. Harapan ini memang tidak terlalu sia-sia.

Sejak awal, adegan ledakan, tembak-tembakan dan kejar-kejaran dengan mobil atau sepeda motor sudah terjadi. Film ini berpacu dengan cepat di menit-menit awal. Sepertinya mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk berbagi cerita.

Berbagai twist pun terjadi. Dari yang paling sederhana sampai yang paling rumit, semua ada dan rata-rata memang menarik. Namun, tidak banyak kejutan terjadi. Plotnya yang agak datar, membuat sejumlah twist di film ini pun jadi gampang ditebak.

Di film ini, Bond adalah pusat dari segala-galanya. Dia tampil mendominasi waktu tayang film ini. Sementara, para pemeran pendukungnya tak kebagian banyak adegan. Lashana Lynch yang digadang-gadang bakal menjadi Bond perempuan pertama tampil tak terlalu istimewa.
Review Film No Time to Die: Pamitan Sempurna Daniel Craig sebagai James Bond

Karakter yang dia perankan, Nomi, tak banyak mendapat jatah waktu tampil di film ini. Meskipun dia berusaha menampilkan karakter yang fierce, tapi, tak banyak eksplorasi terhadap karakter ini. Waktu tampilnya di No Time to Die masih kalah banyak dengan Lea Seydoux, pemeran Madeline.

No Time to Die juga mengeksplorasi lebih jauh emosi Bond. Banyak adegan emosional terjadi pada Bond di film ini. Sebagai sebuah konklusi, ini tentu pas dengan vibe-nya. Terlebih, di sini, terungkap satu rahasia besar yang berdampak pada diri Bond, terutama dari sisi emosionalnya. Pada menit-menit akhir film ini, emosinya bakal lebih terasa. Sebuah pamitan yang mungkin tak terlalu dramatis, tapi masuk akal dan pas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sang Agen Menemukan...
Ketika Sang Agen Menemukan Kemewahan Masa Depan: Daniel Craig dan Ambisi Global DENZA
James Bond Turun Gunung!...
James Bond Turun Gunung! Denza Gandeng Daniel Craig Pamerkan Rival Porsche 911 Bertenaga 1.000 HP
Boyamin Minta Penyelundupan...
Boyamin Minta Penyelundupan Mercy Klasik Bekas James Bond Jadi Perhatian Purbaya
Rekomendasi
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Berita Terkini
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved