Sejarah Tas: Tote Bag Sedari Awal Memang Soulmate-nya Mahasiswa!
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 09:46 WIB
loading...
Tote bag banyak digemari anak sekolah dan mahasiswa karena praktis dan bisa memuat banyak barang. Foto/jutebag.co.uk
A
A
A
JAKARTA - Bahan dan desain tas mengalami perkembangan dinamis, dari awalnya terbuat dari kulit kayu dan gigi hewan, kini berkembang dengan eksperimen beragam bahan.
Keberadaan tas sudah ada sejak 2.200-2.500 SM di sekitaran Profen, Leipzig, Jerman. Pada masa itu, manusia prasejarah menggunakan kulit dan gigi hewan serta kulit kayu sebagai bahan dasar tas mereka. Fungsinya saat itu untuk membawa perlengkapan atau makanan yang sifatnya ringan.
Arkeolog Susanne Friederich berhasil menemukan tas tangan tertua di dunia yang dihiasi oleh 100 gigi taring anjing. Selain berbahan dasar kulit dan gigi hewan, tas lainnya pada masa sebelum muncul teknologi modern adalah tas yang terbuat dari kertas.
Tas tersebut digunakan oleh masyarakat China pada masa Dinasti Tang. Fungsinya untuk menyimpan bahan-bahan obat, teh, dan benda-benda berbahan ringan lainnya.
![Sejarah Tas: Tote Bag Sedari Awal Memang Soulmate-nya Mahasiswa!]()
Foto:Artem Beliaikin/Pexels
Sementara Pada abad ke-14, berdasarkan beberapa literatur Mesir Kuno, disebutkan bahwa masyarakat Mesir memakai tas yang diikatkan di pinggang mereka pada saat bepergian ke mana pun. Pada waktu itu, masyarakat Mesir menghiasi tas mereka dengan berbagai sulaman.
Sulaman pada tas-tas tersebut secara tidak langsung menunjukan identitas, status, serta gaya hidup pemakai tas pada masa itu. Semakin rumit sulaman dibuat, maka status sosial si pemakai tas tersebut makin tinggi.
Pada abad ke-14 pula, bahan dasar tas makin berkembang. Pada masa itu, tas mulai memakai bahan berupa vinyl dan kulit sintesis. Sementara pada abad ke-15, muncul “The Seal Bag” yang merupakan jenis tas yang paling populer pada masa itu.
Baca Juga: Macam-Macam Tas Sesuai Fungsinya, Biar Kamu Gak Salah Pake
Keberadaan tas sudah ada sejak 2.200-2.500 SM di sekitaran Profen, Leipzig, Jerman. Pada masa itu, manusia prasejarah menggunakan kulit dan gigi hewan serta kulit kayu sebagai bahan dasar tas mereka. Fungsinya saat itu untuk membawa perlengkapan atau makanan yang sifatnya ringan.
Arkeolog Susanne Friederich berhasil menemukan tas tangan tertua di dunia yang dihiasi oleh 100 gigi taring anjing. Selain berbahan dasar kulit dan gigi hewan, tas lainnya pada masa sebelum muncul teknologi modern adalah tas yang terbuat dari kertas.
Tas tersebut digunakan oleh masyarakat China pada masa Dinasti Tang. Fungsinya untuk menyimpan bahan-bahan obat, teh, dan benda-benda berbahan ringan lainnya.

Foto:Artem Beliaikin/Pexels
Sementara Pada abad ke-14, berdasarkan beberapa literatur Mesir Kuno, disebutkan bahwa masyarakat Mesir memakai tas yang diikatkan di pinggang mereka pada saat bepergian ke mana pun. Pada waktu itu, masyarakat Mesir menghiasi tas mereka dengan berbagai sulaman.
Sulaman pada tas-tas tersebut secara tidak langsung menunjukan identitas, status, serta gaya hidup pemakai tas pada masa itu. Semakin rumit sulaman dibuat, maka status sosial si pemakai tas tersebut makin tinggi.
Pada abad ke-14 pula, bahan dasar tas makin berkembang. Pada masa itu, tas mulai memakai bahan berupa vinyl dan kulit sintesis. Sementara pada abad ke-15, muncul “The Seal Bag” yang merupakan jenis tas yang paling populer pada masa itu.
Baca Juga: Macam-Macam Tas Sesuai Fungsinya, Biar Kamu Gak Salah Pake
Lihat Juga :