Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 10:04 WIB
loading...
Lucas Bravo yang beken lewat serial Emily in Paris memenuhi standar ganteng di Prancis dengan mata biru dan rambut cokelatnya. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Standar ketampanan di tiap tempat memang berbeda-beda, bergantung pada nilai dan sejarah yang dialami masyarakat di tempat tersebut.
Jadi, bisa dibilang nyaris tak ada standar ketampanan dan maskulinitas yang benar-benar mutlak bisa diterapkan di seluruh dunia. Nah, berikut ini beberap standar yang berlaku di 10 negara.
1. AMERIKA SERIKAT
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto: Getty Images
Amerika tidak tertarik lagi pada pria yang terlalu rupawan. Mereka lebih tertarik pada laki-laki yang berotot, berkulit matang, dan yang terpenting sedikit berjenggot.
2. SWEDIA
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto: Getty Images
Berkebalikan dengan Amerika, standar tampan di Swedia merujuk pada pria dengan figur langsing, mata sayu, tubuh tinggi, berambut pirang, dan rahang yang tajam.
3. ITALIA
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto:Instagram @marianodivaio
Natural beauty menjadi standar pria ganteng di Italia. Merawat diri, termasuk mengatur alis, perawatan kuku, dan memakai perhiasan masuk dalam standar ketampanan.
Baca Juga: Ganteng itu Beragam, Mengapa Harus Berkiblat ke Barat?
4. INDIA
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto:Instagram @ruslaanmumtaz
Untuk menjadi tampan, pria di India perlu berfokus pada gaya rambut, juga menumbuhkan sedikit jenggot sebagai standar macho.
5. BRASIL
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto:Instagram @igorrickli
Sempurna dari wajah hingga tubuh diperlukan untuk dianggap tampan. Perempuan Brasil senang dengan pria yang punya kulit terang dan mata berwarna, serta perut six pack.
6. TURKI
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto:Instagram @tolgahansayisman
Negara yang terkenal dengan melodramanya ini sering menampilkan karakter pria dengan tatapan tajam dan rambut stylish. Untuk menjadi tampan di Turki, pria harus menjaga gaya rambutnya dan mencukur bulu dadanya.
7. KOREA SELATAN
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto:SM Entertainment
Berbeda dengan negara lain, Korea Selatan tidak menunjukkan ketampanan maskulin. Pria di sana tidak malu mengenakan kosmetik maupun baju yang terlihat feminin. Namun di sana, kulit dengan warna agak pucat dan batang hidung tinggi dianggap sebagai pria tampan.
8. INGGRIS RAYA
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto: W Magazine
Pria di Inggris cenderung tidak menumbuhkan otot berlebih seperti di Brasil, tapi menunjukan sedikit otot untuk menunjukkan hasil berolahraga. Tambahkan dengan wajah licin sehabis bercukur dan tato sebagai pelengkap kegantengan.
9. YUNANI
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto: Getty Images
Terkenal dengan legenda dewa-dewi, lelaki di Yunani dianggap ganteng kalau punya wajah yang tegas, mata tajam, kulit matang, dan tubuh tinggi.
Baca Juga: Sudah Usia 50 Tahun, 9 Seleb Indonesia Ini Tetap Ganteng Maksimal
10. AUSTRALIA
![Standar Ketampanan di 10 Negara, dari Berewok hingga Rajin Atur Alis]()
Foto: Instagram @gq
Pria Australia juga rela menjalani operasi plastik agar memenuhi standar tampan. Pria tampan adalah yang rajin bercukur, berolahraga, hingga mengikuti mode yang ada.
GenSINDO
Nikita Rosa Damayanti Waluyo
Universitas Indonesia
Jadi, bisa dibilang nyaris tak ada standar ketampanan dan maskulinitas yang benar-benar mutlak bisa diterapkan di seluruh dunia. Nah, berikut ini beberap standar yang berlaku di 10 negara.
1. AMERIKA SERIKAT

Foto: Getty Images
Amerika tidak tertarik lagi pada pria yang terlalu rupawan. Mereka lebih tertarik pada laki-laki yang berotot, berkulit matang, dan yang terpenting sedikit berjenggot.
2. SWEDIA

Foto: Getty Images
Berkebalikan dengan Amerika, standar tampan di Swedia merujuk pada pria dengan figur langsing, mata sayu, tubuh tinggi, berambut pirang, dan rahang yang tajam.
3. ITALIA

Foto:Instagram @marianodivaio
Natural beauty menjadi standar pria ganteng di Italia. Merawat diri, termasuk mengatur alis, perawatan kuku, dan memakai perhiasan masuk dalam standar ketampanan.
Baca Juga: Ganteng itu Beragam, Mengapa Harus Berkiblat ke Barat?
4. INDIA

Foto:Instagram @ruslaanmumtaz
Untuk menjadi tampan, pria di India perlu berfokus pada gaya rambut, juga menumbuhkan sedikit jenggot sebagai standar macho.
5. BRASIL

Foto:Instagram @igorrickli
Sempurna dari wajah hingga tubuh diperlukan untuk dianggap tampan. Perempuan Brasil senang dengan pria yang punya kulit terang dan mata berwarna, serta perut six pack.
6. TURKI

Foto:Instagram @tolgahansayisman
Negara yang terkenal dengan melodramanya ini sering menampilkan karakter pria dengan tatapan tajam dan rambut stylish. Untuk menjadi tampan di Turki, pria harus menjaga gaya rambutnya dan mencukur bulu dadanya.
7. KOREA SELATAN

Foto:SM Entertainment
Berbeda dengan negara lain, Korea Selatan tidak menunjukkan ketampanan maskulin. Pria di sana tidak malu mengenakan kosmetik maupun baju yang terlihat feminin. Namun di sana, kulit dengan warna agak pucat dan batang hidung tinggi dianggap sebagai pria tampan.
8. INGGRIS RAYA

Foto: W Magazine
Pria di Inggris cenderung tidak menumbuhkan otot berlebih seperti di Brasil, tapi menunjukan sedikit otot untuk menunjukkan hasil berolahraga. Tambahkan dengan wajah licin sehabis bercukur dan tato sebagai pelengkap kegantengan.
9. YUNANI

Foto: Getty Images
Terkenal dengan legenda dewa-dewi, lelaki di Yunani dianggap ganteng kalau punya wajah yang tegas, mata tajam, kulit matang, dan tubuh tinggi.
Baca Juga: Sudah Usia 50 Tahun, 9 Seleb Indonesia Ini Tetap Ganteng Maksimal
10. AUSTRALIA

Foto: Instagram @gq
Pria Australia juga rela menjalani operasi plastik agar memenuhi standar tampan. Pria tampan adalah yang rajin bercukur, berolahraga, hingga mengikuti mode yang ada.
GenSINDO
Nikita Rosa Damayanti Waluyo
Universitas Indonesia
(ita)
Lihat Juga :