Benarkah Oh Il-nam adalah Ayah Seong Gi-hun di Squid Game?
Minggu, 10 Oktober 2021 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, Il-nam dan Gi-hun sama-sama penjudi kelas berat. Il-nam bertaruh pada pemain Squid Game dan Gi-hun bertaruh pada kuda. Selain mengindikasikan kalau kedua orang ini terkait, ini juga menyiratkan kalau Gi-hun mewarisi dorongan judinya ini dari ayahnya.
7. Il-nam ingin Gi-hun jadi Front Man berikutnya di Squid Game
![Benarkah Oh Il-nam adalah Ayah Seong Gi-hun di Squid Game?]()
Sementara Gi-hun membantu pak tua itu selama permainan, dia juga sudah pasti akan mati tanpa bantuan Il-nam. Ini terutama terlihat di permainan tarik tambang dan kelereng, di mana Il-nam secara praktis menyerahkan semua kelereng kepada Gi-hun.
Il-nam melakukannya demi menyelamatkan Gi-hun. Ini juga karena Il-nam ingin putranya menang menjadi Front Man berikutnya. Seperti terungkap di cerita latar In-ho, Front Man saat ini, dia menang Squid Game pada 2015, yang bisa menjadi persyaratan untuk mendapatkan mantel itu.
Hari-hari Il-nam hanya tinggal hitungan jari karena dia menderita tumor otak. Dia berharap bisa mewariskan mantel Front Man kepada putranya yang dia tinggalkan. Dia berharap bisa melakukannya dengan benar lewat Gi-hun. Tapi, meski kedunya punya sifat yang sama dan bahkan chemistry yang kuat, rasa moralitas Gi-hun tidak konduktif untuk menjadi tuan rumah permainan maut itu.
Apalagi, cara Gi-hun lari keluar bandara mengindikasikan, ketimbang bergabung dengan organisasi Squid Game, dia berencana melawannya. Di sisi lain, finale terbuka itu bisa juga mengindikasikan kalau Gi-hun dengan sengaja ditarik ke permainan itu. Kemungkinan, ini akan terjadi di Squid Game season 2.
Baca Juga: 7 Teori Populer Penggemar terkait Cerita Squid Game Season 2
Kalau ternyata selama ini organisasi itu sudah membidik Gi-hun, maka bukanlah kebetulan ketika Gi-hun melihat The Salesman merekrut seseorang. Dia akhirnya mendapatkan kartu Squid Game saat dia meninggalkan Korea. Ketika Gi-hun menerima umpan itu dengan sangat antusias, harapan Il-nam bagi putranya menjadi Front Man berikutnya di Squid Game masih berjalan.
7. Il-nam ingin Gi-hun jadi Front Man berikutnya di Squid Game

Sementara Gi-hun membantu pak tua itu selama permainan, dia juga sudah pasti akan mati tanpa bantuan Il-nam. Ini terutama terlihat di permainan tarik tambang dan kelereng, di mana Il-nam secara praktis menyerahkan semua kelereng kepada Gi-hun.
Il-nam melakukannya demi menyelamatkan Gi-hun. Ini juga karena Il-nam ingin putranya menang menjadi Front Man berikutnya. Seperti terungkap di cerita latar In-ho, Front Man saat ini, dia menang Squid Game pada 2015, yang bisa menjadi persyaratan untuk mendapatkan mantel itu.
Hari-hari Il-nam hanya tinggal hitungan jari karena dia menderita tumor otak. Dia berharap bisa mewariskan mantel Front Man kepada putranya yang dia tinggalkan. Dia berharap bisa melakukannya dengan benar lewat Gi-hun. Tapi, meski kedunya punya sifat yang sama dan bahkan chemistry yang kuat, rasa moralitas Gi-hun tidak konduktif untuk menjadi tuan rumah permainan maut itu.
Apalagi, cara Gi-hun lari keluar bandara mengindikasikan, ketimbang bergabung dengan organisasi Squid Game, dia berencana melawannya. Di sisi lain, finale terbuka itu bisa juga mengindikasikan kalau Gi-hun dengan sengaja ditarik ke permainan itu. Kemungkinan, ini akan terjadi di Squid Game season 2.
Baca Juga: 7 Teori Populer Penggemar terkait Cerita Squid Game Season 2
Kalau ternyata selama ini organisasi itu sudah membidik Gi-hun, maka bukanlah kebetulan ketika Gi-hun melihat The Salesman merekrut seseorang. Dia akhirnya mendapatkan kartu Squid Game saat dia meninggalkan Korea. Ketika Gi-hun menerima umpan itu dengan sangat antusias, harapan Il-nam bagi putranya menjadi Front Man berikutnya di Squid Game masih berjalan.
(alv)
Lihat Juga :