Menteri Pariwisata Apresiasi Gelaran Batik Nusantara Celebration Grup Accor
Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Accor Dukung Masa Depan Anak-Anak Indonesia Lewat CSR ATFAC
"Kita tingkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dengan prinsip 3 G (gercep-gerak cepat, geber-gerak bersama, dan gaspol-garap semua potensi) agar kita yang di Indonesia ini juga mendorong gerakan #DiIndonesiaAja dan #BeiiKreatifLokal. Bangkit usaha cilik, menang melawan covid, together we can!,” sambung Sandiaga.
Garth Simmons, CEO of Accor Southeast Asia, Japan and South Korea menyampaikan, pihaknya merayakan Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober untuk mempromosikan keunikan dan kekayaan batik. Caranya, melalui penawaran kreatif lebih dari sekadar menginap, di lebih dari 130 hotel di seluruh Indonesia lewat program Rediscover Indonesia by ALL.
"Dukungan kami berikan bagi para mitra pelaku ekonomi kreatif, dan kami ingin menginspirasi kejayaan Indonesia melalui batik,” kata dia.
Peluncuran acara diisi dengan tari Gebyar Batik dari PLT Bagong Kussudiardja, peragaan busana batik oleh enam designer perempuan (Darie Gunawan, Endarwari, Janna, Caroline Rika, Soppemirremarata, Rumah Produksi Junk Q).
Pameran produk batik dari perwakilan 16 pelaku ekonomi kreatif yang berlangsung di The Phoenix Hotel Yogyakarta. Mereka terdiri dari mitra hotel-hotel Accor di wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Balai Pelestarian Cagar Budaya, Balai Besar Kerajinan dan Batik, juga Kita Muda Kreatif binaan UNESCO & CITI Foundation.
Baca juga:Sejalan Program Kementan, Mahasiswa Vokasi IPB Terjun Gerakkan Petani Milenial
Bukan hanya menyuguhkan batik, Balai Besar Kerajinan dan Batik misalnya, mereka mempresentasikan aplikasi scan batik yang dapat mengukur keaslian sebuah batik tulis, sementara Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, mereka mempresentasikan relief dekoratif candi yang dituangkan ke dalam batik tulis.
"Kita tingkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dengan prinsip 3 G (gercep-gerak cepat, geber-gerak bersama, dan gaspol-garap semua potensi) agar kita yang di Indonesia ini juga mendorong gerakan #DiIndonesiaAja dan #BeiiKreatifLokal. Bangkit usaha cilik, menang melawan covid, together we can!,” sambung Sandiaga.
Garth Simmons, CEO of Accor Southeast Asia, Japan and South Korea menyampaikan, pihaknya merayakan Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober untuk mempromosikan keunikan dan kekayaan batik. Caranya, melalui penawaran kreatif lebih dari sekadar menginap, di lebih dari 130 hotel di seluruh Indonesia lewat program Rediscover Indonesia by ALL.
"Dukungan kami berikan bagi para mitra pelaku ekonomi kreatif, dan kami ingin menginspirasi kejayaan Indonesia melalui batik,” kata dia.
Peluncuran acara diisi dengan tari Gebyar Batik dari PLT Bagong Kussudiardja, peragaan busana batik oleh enam designer perempuan (Darie Gunawan, Endarwari, Janna, Caroline Rika, Soppemirremarata, Rumah Produksi Junk Q).
Pameran produk batik dari perwakilan 16 pelaku ekonomi kreatif yang berlangsung di The Phoenix Hotel Yogyakarta. Mereka terdiri dari mitra hotel-hotel Accor di wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Balai Pelestarian Cagar Budaya, Balai Besar Kerajinan dan Batik, juga Kita Muda Kreatif binaan UNESCO & CITI Foundation.
Baca juga:Sejalan Program Kementan, Mahasiswa Vokasi IPB Terjun Gerakkan Petani Milenial
Bukan hanya menyuguhkan batik, Balai Besar Kerajinan dan Batik misalnya, mereka mempresentasikan aplikasi scan batik yang dapat mengukur keaslian sebuah batik tulis, sementara Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, mereka mempresentasikan relief dekoratif candi yang dituangkan ke dalam batik tulis.
Lihat Juga :