Ini 9 Hashira yang Ada di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Selasa, 12 Oktober 2021 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Muichiro sempat kehilangan ingatannya setelah kembarannya dibunuh iblis. Dia pun menyimpan amarah yang sangat besar yang kemudian membuatnya terdorong untuk melakukan pelatihan intensif. Setelah hilang ingatan, dia mulai menunjukkan sikap cuek seperti saudara kembarnya itu. Sikap ini terlihat ketika dia menjadi Hashira.
7. Giyu Tomioka — Mizu Bashira (Hashira Air)
![Ini 9 Hashira yang Ada di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba]()
Giyu selalu terlihat serius dan tidak punya ekspresi. Dia punya kepribadian tertutup dan rasa keadilan yang kuat. Dia tidak punya toleransi terhadap siapa pun yang tidak tahu batasan mereka. Giyu tidak segan mengakhiri hidup orang-orang seperti itu.
Sejak awal, Giyu telah memperlihatkan betapa dia mengungguli Tanjiro dan kawan-kawannya. Tanpa banyak usaha, dia mampu menangkap Nezuko dan membuat pingsan Tanjiro dengan satu pukulan. Dia juga dengan mudah bisa mengalahkan Spider Demon (Ayah) dalam kondisi bertransformasi dan Rui, iblis Ranking 5 Lower.
Saat bertempur melawan Akaza, Giyu mampu menahannya. Saat dia kali pertama membangkitkan tandanya, Giyu juga mampu mengungguli iblis itu. Akaza mengatakan dia belum pernah melawan Mizu Bashira semahir Giyu dalam 50 tahun. Saat Tanjiro berubah menjadi iblis, Giyu adalah orang pertama yang bertindak dan menangkisnya.
Saat menghadapi Raja Iblis Muzan Kibutsuji, Giyu mampu menahannya dalam waktu yang cukup lama. Dia kemudian memainkan peranan penting dalam kekalahan Muzan. Namun, akibat pertempuran itu, Giyu hrus kehilangan tangan kanannya.
8. Sanemi Shinazugawa — Kaze Bashira (Hashira Angin)
![Ini 9 Hashira yang Ada di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba]()
Sanemi adalah kakak Genya Shinazugawa, seorang Demon Slayer. Sebelum menjadi Hashira, bersama mitranya, Masachika Kumeno, Sanemi mengalahkan Ubume, iblis Ranking 1 Lower. Akibat pertempuran itu, Masachika sekarat.
Sanemi adalah seorang pendekar pedang yang sangat kuat. Menurut Kokushibo, kemampuan fisik dan teknik Sanemi telah mencapai puncaknya. Sanemi membangkitkan tandanya saat melakawan Kokushibo. Tandanya ini mirip origami kincir angin dengan dua titik di kedua sisi pipi kanannya.
Tanda ini secara drastis meningkatkan kekuatan dan kemampuannya. Dia bahkan masih bisa melawan dan mengalahkan Kokushibo meskipun terluka parah dengan sayatan di perutnya. Tapi, meskipun daya tahan tubuh, kekuatan dan toleransinya pada rasa sakit meningkat secara drastis, dia tidak bisa mendaratkan pukulan signifikan ke Kokushibo tanpa bantuan Gyomei dan Muichiro. Dalam pertarungan itu, dia kehilangan jari telunjuk dan tengah kanannya.
Sanemi itu kasar, gampang marah dan keras kepala. Dia bahkan marah saat tahu adiknya, Genya, bergabung dengan Demon Slayer. Dia memaki-maki adiknya itu. Tapi, jauh di lubuk hatinya, Sanemi sayang pada Genya. Dia punya sikap dingin dan kasar karena terlalu banyak kehilangan orang yang dia sayangi.
Baca Juga: Cerita yang Tampil di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba season 2
9. Gyomei Himejima — Iwa Bashira (Hashira Batu)
![Ini 9 Hashira yang Ada di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba]()
Pada pandangan pertama, Gyomei Himejima sepertinya bukanlah petarung yang kuat. Nyatanya, dia punya titel sebagai Iwa Bashira, yang artinya banyak orang yang tidak akan menganggap dia serius. Tapi, orang-orang ini bakal kaget ketika mereka tahu kalau Gyomei sejatinya adalah yang terkuat di antara Hashira lain.
Sebagai seorang Hashira, Gyomei adalah pendekar pedang yang sangat kuat. Ini pun diakui Kokushibo. Dia melihat kemampuan fisik alamiah Gyomei yang telah dilatih hingga puncak absolutnya. Iblis itu juga mengatakan kalau dalam 300 tahun terakhir, dia belum pernah menghadapi petarung sekaliber Gyomei.
Gyomei mampu bertarung dengan Iblis Ranking Atas tanpa harus menggunakan Tanda Demon Slayer-nya. Ini memperlihatkan betapa besar kekuatannya. Tanda Gyomei terlihat seperti pola retakan tanah di kedua lengannya. Ketika dia mengaktifkan tanda itu, kemampuan fisik dan mentalnya naik drastis. Kaki kirinya dari lutut hingga ke bawah putus saat pertarunganya dengan Muzan.
Gyomei adalah raksasa yang ramah. Bertubuh tinggi besar, gaya bicaranya halus dan dia sensitif. Dia juga terlihat cukup relijius. Dia selalu membawa tasbihnya sepanjang waktu dan berdoa di saat situasi pedih. Tanjiro dan Inosuke menyebut Gyomei sebagai Demon Slayer terkuat di seluruh Demon Slayer Corps.
7. Giyu Tomioka — Mizu Bashira (Hashira Air)

Giyu selalu terlihat serius dan tidak punya ekspresi. Dia punya kepribadian tertutup dan rasa keadilan yang kuat. Dia tidak punya toleransi terhadap siapa pun yang tidak tahu batasan mereka. Giyu tidak segan mengakhiri hidup orang-orang seperti itu.
Sejak awal, Giyu telah memperlihatkan betapa dia mengungguli Tanjiro dan kawan-kawannya. Tanpa banyak usaha, dia mampu menangkap Nezuko dan membuat pingsan Tanjiro dengan satu pukulan. Dia juga dengan mudah bisa mengalahkan Spider Demon (Ayah) dalam kondisi bertransformasi dan Rui, iblis Ranking 5 Lower.
Saat bertempur melawan Akaza, Giyu mampu menahannya. Saat dia kali pertama membangkitkan tandanya, Giyu juga mampu mengungguli iblis itu. Akaza mengatakan dia belum pernah melawan Mizu Bashira semahir Giyu dalam 50 tahun. Saat Tanjiro berubah menjadi iblis, Giyu adalah orang pertama yang bertindak dan menangkisnya.
Saat menghadapi Raja Iblis Muzan Kibutsuji, Giyu mampu menahannya dalam waktu yang cukup lama. Dia kemudian memainkan peranan penting dalam kekalahan Muzan. Namun, akibat pertempuran itu, Giyu hrus kehilangan tangan kanannya.
8. Sanemi Shinazugawa — Kaze Bashira (Hashira Angin)

Sanemi adalah kakak Genya Shinazugawa, seorang Demon Slayer. Sebelum menjadi Hashira, bersama mitranya, Masachika Kumeno, Sanemi mengalahkan Ubume, iblis Ranking 1 Lower. Akibat pertempuran itu, Masachika sekarat.
Sanemi adalah seorang pendekar pedang yang sangat kuat. Menurut Kokushibo, kemampuan fisik dan teknik Sanemi telah mencapai puncaknya. Sanemi membangkitkan tandanya saat melakawan Kokushibo. Tandanya ini mirip origami kincir angin dengan dua titik di kedua sisi pipi kanannya.
Tanda ini secara drastis meningkatkan kekuatan dan kemampuannya. Dia bahkan masih bisa melawan dan mengalahkan Kokushibo meskipun terluka parah dengan sayatan di perutnya. Tapi, meskipun daya tahan tubuh, kekuatan dan toleransinya pada rasa sakit meningkat secara drastis, dia tidak bisa mendaratkan pukulan signifikan ke Kokushibo tanpa bantuan Gyomei dan Muichiro. Dalam pertarungan itu, dia kehilangan jari telunjuk dan tengah kanannya.
Sanemi itu kasar, gampang marah dan keras kepala. Dia bahkan marah saat tahu adiknya, Genya, bergabung dengan Demon Slayer. Dia memaki-maki adiknya itu. Tapi, jauh di lubuk hatinya, Sanemi sayang pada Genya. Dia punya sikap dingin dan kasar karena terlalu banyak kehilangan orang yang dia sayangi.
Baca Juga: Cerita yang Tampil di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba season 2
9. Gyomei Himejima — Iwa Bashira (Hashira Batu)

Pada pandangan pertama, Gyomei Himejima sepertinya bukanlah petarung yang kuat. Nyatanya, dia punya titel sebagai Iwa Bashira, yang artinya banyak orang yang tidak akan menganggap dia serius. Tapi, orang-orang ini bakal kaget ketika mereka tahu kalau Gyomei sejatinya adalah yang terkuat di antara Hashira lain.
Sebagai seorang Hashira, Gyomei adalah pendekar pedang yang sangat kuat. Ini pun diakui Kokushibo. Dia melihat kemampuan fisik alamiah Gyomei yang telah dilatih hingga puncak absolutnya. Iblis itu juga mengatakan kalau dalam 300 tahun terakhir, dia belum pernah menghadapi petarung sekaliber Gyomei.
Gyomei mampu bertarung dengan Iblis Ranking Atas tanpa harus menggunakan Tanda Demon Slayer-nya. Ini memperlihatkan betapa besar kekuatannya. Tanda Gyomei terlihat seperti pola retakan tanah di kedua lengannya. Ketika dia mengaktifkan tanda itu, kemampuan fisik dan mentalnya naik drastis. Kaki kirinya dari lutut hingga ke bawah putus saat pertarunganya dengan Muzan.
Gyomei adalah raksasa yang ramah. Bertubuh tinggi besar, gaya bicaranya halus dan dia sensitif. Dia juga terlihat cukup relijius. Dia selalu membawa tasbihnya sepanjang waktu dan berdoa di saat situasi pedih. Tanjiro dan Inosuke menyebut Gyomei sebagai Demon Slayer terkuat di seluruh Demon Slayer Corps.
(alv)
Lihat Juga :