Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!
Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
Mohiam juga memegang gom jabbar, atau jarum beracun, yang dia arahkan ke leher Paul. Dia mengancam membunuh Paul jika dia menarik tangannya sebelum ujian itu berakhir. Di konteks lain, gom jabbar juga digunakan sebagai alat membunuh. Jarum ini mengandung meta-sianida yang bisa membunuh siapa saja.
4. Fremen
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Fremen adalah suku bebas di Arrakis. Mereka bersembunyi di gurun. Suku ini terinspirasi dari suku Badui dan Kalahari Bushmen. Mereka tiba di Arrakis ribuan tahun sebelum peristiwa Zensunni Wanderers, sekte keagamaan dalam retret. Sebagai manusia di cuaca ekstrem, mereka akhirnya mengadaptasi budaya dan cara hidup mereka untuk bertahan hidup dan menghadapi kondisi keras Arrakis. Fremen dibedakan oleh kemampuan tarung dan kemahiran mereka dalam bertahan di kondisi ini. Dengan air menjadi komoditas langkah, budaya mereka berevolusi pada kelestarian dan menjaganya.
5. Sietch
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Freemen adalah penjelajah gurun dan tidak punya bangsa atau kerajaan resmi. Alih-alih, Fremen tersebar di seluruh Dune sebagai masyarakat yang tidak tersentralisasi. Mereka dibagi dalam banyak kamp yang dikenal sebagai Sietch. Sietch tunggal akan berisi beberapa lusin atau ratusan orang. Fremen bisa bermigrasi dari satu Sietch ke Sietch lain. Sietch ini biasanya tersembunyi di gua dan mirip seperti tempat penampungan.
6. Melange
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Bumbu adalah sumber daya tunggal yang paling berharga dan banyak di seluruh semesta Dune. Sejumlah orang pun sangat suka—atau mungkin kecanduan bubuk ini. Beberapa orang menyebutnya ‘bumbu’, tapi ada juga yang lebih spesifik dan menyebutnya sebagai ‘bumbu Melange’.
Di appendix novel Dune, disebutkan jika Melange ini memang bisa membuat kecanduan. Jika dikonsumsi 2 gram per hari, maka orang yang mengonsuminya akan kecanduan. Kata Melange kemungkinan diangkat dari kata bahasa Prancis yang berarti ‘campur.’
7. Naib
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Dalam bahasa Indonesia, Naib adalah seorang penghulu pernikahan. Tapi, di semesta Dune, Naib adalah julukan dalam budaya Fremen untuk pemimpin Sietch. Sebagian besar Naib adalah pria. Mereka bertanggung jawab untuk semua kehidupan di Sietch mereka. Di film Dune, kalian akan diperkenalkan dengan seorang Naib bernama Stilgar yang memimpin Sietch Tabr. Stilgar bertindak sebagai duta besar Fremen untuk keluarga Atreides.
8. Wormsign
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Dune kondang dengan cacing besar bersenjata yang hidup di bawah pasir gurun. Meskipun ukurannya sangat besar, makhluk-makhluk ini bisa mengejutkan orang dan muncul entah darimana tanpa peringatan tertentu. Tapi, Fremen bisa memprediksi kehadiran mereka.
Fremen, yang tentunya sangat mengenal cacing ini, tahu bagaimana mengobservasi kedatangan cacing ini. Mereka menyebutnya wormsign. Sering kali, seorang Fremen akan berteriak, “Ada wormsign!” Semua orang pun akan melakukan tindakan yang pas. Wormsign ini bisa menyelamatkan banyak nyawa.
9. Shai-hulud
![Biar Nggak Pusing Pas Nonton Dune, Kenali Dulu 13 Istilah Ini!]()
Shai-hulud adalah julukan yang diberikan Fremen kepada cacing pasir Arrakis. Istilah ini muncul dari dua kata Arab yang berarti benda dan abadi. Ini bisa merujuk pada satu cacing tunggal, tapi juga bisa digunakan saat merujuk pada kepercayaan Fremen kalau cacing pasir ini adalah perwujudan fisik Tuhan. Cacing ini bisa hidup lama kecuali dibunuh cacing lainnya atau tenggelam di air.
4. Fremen

Fremen adalah suku bebas di Arrakis. Mereka bersembunyi di gurun. Suku ini terinspirasi dari suku Badui dan Kalahari Bushmen. Mereka tiba di Arrakis ribuan tahun sebelum peristiwa Zensunni Wanderers, sekte keagamaan dalam retret. Sebagai manusia di cuaca ekstrem, mereka akhirnya mengadaptasi budaya dan cara hidup mereka untuk bertahan hidup dan menghadapi kondisi keras Arrakis. Fremen dibedakan oleh kemampuan tarung dan kemahiran mereka dalam bertahan di kondisi ini. Dengan air menjadi komoditas langkah, budaya mereka berevolusi pada kelestarian dan menjaganya.
5. Sietch

Freemen adalah penjelajah gurun dan tidak punya bangsa atau kerajaan resmi. Alih-alih, Fremen tersebar di seluruh Dune sebagai masyarakat yang tidak tersentralisasi. Mereka dibagi dalam banyak kamp yang dikenal sebagai Sietch. Sietch tunggal akan berisi beberapa lusin atau ratusan orang. Fremen bisa bermigrasi dari satu Sietch ke Sietch lain. Sietch ini biasanya tersembunyi di gua dan mirip seperti tempat penampungan.
6. Melange

Bumbu adalah sumber daya tunggal yang paling berharga dan banyak di seluruh semesta Dune. Sejumlah orang pun sangat suka—atau mungkin kecanduan bubuk ini. Beberapa orang menyebutnya ‘bumbu’, tapi ada juga yang lebih spesifik dan menyebutnya sebagai ‘bumbu Melange’.
Di appendix novel Dune, disebutkan jika Melange ini memang bisa membuat kecanduan. Jika dikonsumsi 2 gram per hari, maka orang yang mengonsuminya akan kecanduan. Kata Melange kemungkinan diangkat dari kata bahasa Prancis yang berarti ‘campur.’
7. Naib

Dalam bahasa Indonesia, Naib adalah seorang penghulu pernikahan. Tapi, di semesta Dune, Naib adalah julukan dalam budaya Fremen untuk pemimpin Sietch. Sebagian besar Naib adalah pria. Mereka bertanggung jawab untuk semua kehidupan di Sietch mereka. Di film Dune, kalian akan diperkenalkan dengan seorang Naib bernama Stilgar yang memimpin Sietch Tabr. Stilgar bertindak sebagai duta besar Fremen untuk keluarga Atreides.
8. Wormsign

Dune kondang dengan cacing besar bersenjata yang hidup di bawah pasir gurun. Meskipun ukurannya sangat besar, makhluk-makhluk ini bisa mengejutkan orang dan muncul entah darimana tanpa peringatan tertentu. Tapi, Fremen bisa memprediksi kehadiran mereka.
Fremen, yang tentunya sangat mengenal cacing ini, tahu bagaimana mengobservasi kedatangan cacing ini. Mereka menyebutnya wormsign. Sering kali, seorang Fremen akan berteriak, “Ada wormsign!” Semua orang pun akan melakukan tindakan yang pas. Wormsign ini bisa menyelamatkan banyak nyawa.
9. Shai-hulud

Shai-hulud adalah julukan yang diberikan Fremen kepada cacing pasir Arrakis. Istilah ini muncul dari dua kata Arab yang berarti benda dan abadi. Ini bisa merujuk pada satu cacing tunggal, tapi juga bisa digunakan saat merujuk pada kepercayaan Fremen kalau cacing pasir ini adalah perwujudan fisik Tuhan. Cacing ini bisa hidup lama kecuali dibunuh cacing lainnya atau tenggelam di air.
Lihat Juga :