Baim Wong Rendahkan Kakek Suhut, Psikolog Nilai sang YouTuber Lakukan Kebodohan Terbesar
Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Kejadian yang dilakukan Baim Wong ini, sambungnya, tidak mengurangi sama sekali aksi kebaikan yang sebelumnya dilakukan Baim. Namun, akibat kejadian itu juga, sedikitnya publik menjadi tahu bagaimana perilaku Baim kepada orang tua.
Bagi Ade Iva, konten kebaikan yang dilakukan Baim memang bersifat prososial, yaitu menolong orang lain dengan maksud menyejahterakan si penerima bantuan. Tapi, ia menilai bahwa tidak ada value dari aksinya tersebut.
Hal ini berkaitan dengan dikontenkannya aksi-aksi kebaikan itu, sehingga dinilai mengurangi kemurnian niat baik seseorang membantu sesama. Ini yang kemudian juga membuat Ade Iva menyayangkan aksi kebaikan yang semata-mata konten belaka.
"Dalam dunia psikologi sosial, menolong orang lain itu adalah prososial. Namun, di dalam itu ada yang namanya altruisme atau menolong tanpa pamrih dan Baim Wong tidak sampai pada tahapan itu," ungkapnya.
"Jadi, prososial behavior yang dilakukan Baim Wong memang betul menolong orang lain, tapi yang dilakukannya tidak sampai altruisme, tidak sampai menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, nilai kasih sayang, hanya menjadikan tindak prososial sebagai pamer pribadi. Ini yang bahaya," papar Ade Iva.
Bagi Ade Iva, konten kebaikan yang dilakukan Baim memang bersifat prososial, yaitu menolong orang lain dengan maksud menyejahterakan si penerima bantuan. Tapi, ia menilai bahwa tidak ada value dari aksinya tersebut.
Hal ini berkaitan dengan dikontenkannya aksi-aksi kebaikan itu, sehingga dinilai mengurangi kemurnian niat baik seseorang membantu sesama. Ini yang kemudian juga membuat Ade Iva menyayangkan aksi kebaikan yang semata-mata konten belaka.
"Dalam dunia psikologi sosial, menolong orang lain itu adalah prososial. Namun, di dalam itu ada yang namanya altruisme atau menolong tanpa pamrih dan Baim Wong tidak sampai pada tahapan itu," ungkapnya.
"Jadi, prososial behavior yang dilakukan Baim Wong memang betul menolong orang lain, tapi yang dilakukannya tidak sampai altruisme, tidak sampai menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, nilai kasih sayang, hanya menjadikan tindak prososial sebagai pamer pribadi. Ini yang bahaya," papar Ade Iva.
Lihat Juga :