Sepanjang Serialnya, Naruto Hanya Membunuh Satu Orang secara Langsung
Rabu, 20 Oktober 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Sepanjang serial tersebut, Naruto telah mengalahkan banyak musuh. Jadi, lumrah diasumsikan kalau tangannya berlumuran darah. Tapi, Naruto sebenarnya hanya membunuh satu orang.
Orang itu adalah jonin Sunagakure bernama Yura. Awalnya, Yura diyakini merupakan anggota dewan yang bisa dipercaya. Tapi, kemudian diketahui kalau dia sebenarnya adalah agen rahasia Akatsuki.
![Sepanjang Serialnya, Naruto Hanya Membunuh Satu Orang secara Langsung]()
Memorinya diaktifkan lagi saat Sasosi dan Deidara tiba di Sunagakure. Setelah mata-mata Yura selesai, Pain mengubahnya menjadi kiln Itachi Uchiha. Dengan menyamar sebagai kakak Sasuke, Naruto, Kakashi, Sakura dan Chiyo pun berhadapan dengan Yura. Naruto akhirnya membunuh Yura dengan teknik Rasengan Raksasa. Penonton kemudian melihat mayat Yura yang mengonfirmasi kematiannya.
Serial itu secara aktif berusaha menghindari menunjukkan Naruto sebagai seorang pembunuh. Maka, jadi aneh ketika Naruto membunuh Yura ketika musuh yang lebih besar dan lebih jahat bisa melenggang dengan nyawa masih dikandung badan. Bahkan meskipun Naruto merasa sedang bertempur melawan Itachi, bukan Yura.
Mungkin boneka Akatsuki itu dianggap karakter minor yang bisa dihancurkan Naruto tanpa ada yang mempertanyakan moralnya. Atau, mungkin kematian itu dimaksudkan untuk mengemukakan meningkatnya kedewasaan Naruto setelah lompatan waktu. Pertarungan itu terjadi di awal Naruto Shippuden.
Sementara Yura adalah satu-satunya orang yang langsung dibunuh Naruto, menyelam lebih dalam akan membuka sejumlah kemungkinan. Misalnya, Raiga, ninja dari Kirigakure. Naruto membuatnya melayang dari atas tebing.
![Sepanjang Serialnya, Naruto Hanya Membunuh Satu Orang secara Langsung]()
Raiga kemudian bunuh diri saat jatuh. Dia mungkin menyadari kalau jatuh pun nyawanya tidak akan selamat. Jadi, Naruto mungkin tidak seutuhnya bertanggung jawab atas kematian Raiga. Meski beberapa tahun kemudian, putri Raiga berusaha balas dendam terhadap Naruto.
Orang itu adalah jonin Sunagakure bernama Yura. Awalnya, Yura diyakini merupakan anggota dewan yang bisa dipercaya. Tapi, kemudian diketahui kalau dia sebenarnya adalah agen rahasia Akatsuki.

Memorinya diaktifkan lagi saat Sasosi dan Deidara tiba di Sunagakure. Setelah mata-mata Yura selesai, Pain mengubahnya menjadi kiln Itachi Uchiha. Dengan menyamar sebagai kakak Sasuke, Naruto, Kakashi, Sakura dan Chiyo pun berhadapan dengan Yura. Naruto akhirnya membunuh Yura dengan teknik Rasengan Raksasa. Penonton kemudian melihat mayat Yura yang mengonfirmasi kematiannya.
Serial itu secara aktif berusaha menghindari menunjukkan Naruto sebagai seorang pembunuh. Maka, jadi aneh ketika Naruto membunuh Yura ketika musuh yang lebih besar dan lebih jahat bisa melenggang dengan nyawa masih dikandung badan. Bahkan meskipun Naruto merasa sedang bertempur melawan Itachi, bukan Yura.
Mungkin boneka Akatsuki itu dianggap karakter minor yang bisa dihancurkan Naruto tanpa ada yang mempertanyakan moralnya. Atau, mungkin kematian itu dimaksudkan untuk mengemukakan meningkatnya kedewasaan Naruto setelah lompatan waktu. Pertarungan itu terjadi di awal Naruto Shippuden.
Sementara Yura adalah satu-satunya orang yang langsung dibunuh Naruto, menyelam lebih dalam akan membuka sejumlah kemungkinan. Misalnya, Raiga, ninja dari Kirigakure. Naruto membuatnya melayang dari atas tebing.

Raiga kemudian bunuh diri saat jatuh. Dia mungkin menyadari kalau jatuh pun nyawanya tidak akan selamat. Jadi, Naruto mungkin tidak seutuhnya bertanggung jawab atas kematian Raiga. Meski beberapa tahun kemudian, putri Raiga berusaha balas dendam terhadap Naruto.
Lihat Juga :