Film How Deep The Hole Goes, Menggali Lubang untuk Kubur Kesalahan
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Mereka yang bertanya tidak bersalah. Mereka hanya rindu dengan kehadiran anak majikannya. Namun, seperti halnya mantan narapidana lain yang baru saja menghirup udara bebas. hidup sudah tidak terasa normal lagi.
Alih-alih menyelamatkan mental anaknya yang harus beradaptasi dengan status barunya sebagai mantan narapidana, ayah Bunga justru sibuk mengurus pekerjaan. Ia memaksa Bunga berbicara, tapi lupa untuk mendengarkan. Kesalahan demi kesalahan ia timpakan pada Bunga.
Sosok ayah yang penggerutu, mudah marah, dan menyalahkan tentu tidak diharapkan oleh anak gadisnya. Bunga yang mentalnya sedang tidak sehat, harus menghadapi perilaku ayahnya yang semakin menghancurkannya.
Baca Juga: Film Di Dalam Botol, Apa pun Dilakukan demi Pesta Pernikahan
Rasa tanggung jawab Bunga muncul sekalipun ‘hanya’ dalam bentuk kepedulian. Ia mendatangi para korban dan keluarganya untuk meminta maaf. Anggrek putih yang dibawanya merupakan simbol penghormatan dan kerendahan hati.
Cacian dan makian tentu saja Bunga dapatkan. Jiwa para korban dan keluarganya masih terguncang. Seperti halnya Bunga yang juga menanggung semua kesalahannya dengan susah payah sehingga ia merasa tidak kuat. Ia merasa harus menggali sebuah lubang untuk mengubur semua kekacauan yang telah dilakukannya.
![Film How Deep The Hole Goes, Menggali Lubang untuk Kubur Kesalahan]()
Foto: Genflix
Alih-alih menyelamatkan mental anaknya yang harus beradaptasi dengan status barunya sebagai mantan narapidana, ayah Bunga justru sibuk mengurus pekerjaan. Ia memaksa Bunga berbicara, tapi lupa untuk mendengarkan. Kesalahan demi kesalahan ia timpakan pada Bunga.
Sosok ayah yang penggerutu, mudah marah, dan menyalahkan tentu tidak diharapkan oleh anak gadisnya. Bunga yang mentalnya sedang tidak sehat, harus menghadapi perilaku ayahnya yang semakin menghancurkannya.
Baca Juga: Film Di Dalam Botol, Apa pun Dilakukan demi Pesta Pernikahan
Rasa tanggung jawab Bunga muncul sekalipun ‘hanya’ dalam bentuk kepedulian. Ia mendatangi para korban dan keluarganya untuk meminta maaf. Anggrek putih yang dibawanya merupakan simbol penghormatan dan kerendahan hati.
Cacian dan makian tentu saja Bunga dapatkan. Jiwa para korban dan keluarganya masih terguncang. Seperti halnya Bunga yang juga menanggung semua kesalahannya dengan susah payah sehingga ia merasa tidak kuat. Ia merasa harus menggali sebuah lubang untuk mengubur semua kekacauan yang telah dilakukannya.

Foto: Genflix
Lihat Juga :