Ini Alasan Eros, Adik Thanos, Tampil seperti Manusia di Eternals
Kamis, 04 November 2021 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
Seperti banyak karakter dan cerita komik, cerita latar Thanos berevolusi berkali-kali. Ketika dia dan Starfox pertama kali muncul di komik Marvel pada 1973, mereka bukanlah Eternals. Nyatanya, cerita mereka berakar dari mitologi Yunani.
Apalagi nama mereka, Thanos dan Eros, sama dengan tokoh Yunani bernama Thanatos dan Eros. Kemudian, semuanya berubah. Mereka menjadi Eternals dan merupakan anak A’lars dan Sui-San. Tapi, Thanos memerlukan perubahan tambahan agar menjelaskan mengapa dia dan adiknya sangat berbeda.
Cerita asal Eternals di komik Marvel juga cukup berbeit-belit. Mengutip Screen Rant, ada dua subspecies manusia—Eternals dan Deviants—serta Eternals di bumi dan Titan. Bagian membingungkannya adalah Thanos terdampak sindrom Deviant yang membuatnya jadi ungu, meski tidak secara eksplisit menjadi Deviant.
![Ini Alasan Eros, Adik Thanos, Tampil seperti Manusia di Eternals]()
Dan, Thanos juga seorang Eternal seperti adiknya, Eros. Perbedaannya, Eros tidak mengalami mutasi yang sama. Makanya, dia bisa tampak seperti Eternal pada umumnya.
Eros dan Eternal lainya tampil seperti manusia kaarena mereka cabang Homo sapiens. Sayangnya, Thanos terdampak Sindrom Deviant yang membuat penampakannya jadi seperti Deviant dan Skrull Deviant—seperti garis-garis di wajahnya. Meski Thanos dan Eros punya penampilan berbeda, mereka sama-sama punya garis darah dan kemampuan yang sama. Ini makanya Thanos itu sangat kuat dan hampir tidak terkalahkan.
Untuk menghilangkan kebingungan ini, komik Marvel baru-baru ini membuat Phastos mengonfirmasi kalau Thanos adalah seorang Eternal sejati di Eternals #6. Ini mengakhiri argumen kalau Thanos secara teknis bukanlah seorang Eternal. Di luar genetik, ada kaitan menarik antara Thanos, Eros dan anggota lain Eternals.
Apalagi nama mereka, Thanos dan Eros, sama dengan tokoh Yunani bernama Thanatos dan Eros. Kemudian, semuanya berubah. Mereka menjadi Eternals dan merupakan anak A’lars dan Sui-San. Tapi, Thanos memerlukan perubahan tambahan agar menjelaskan mengapa dia dan adiknya sangat berbeda.
Cerita asal Eternals di komik Marvel juga cukup berbeit-belit. Mengutip Screen Rant, ada dua subspecies manusia—Eternals dan Deviants—serta Eternals di bumi dan Titan. Bagian membingungkannya adalah Thanos terdampak sindrom Deviant yang membuatnya jadi ungu, meski tidak secara eksplisit menjadi Deviant.

Dan, Thanos juga seorang Eternal seperti adiknya, Eros. Perbedaannya, Eros tidak mengalami mutasi yang sama. Makanya, dia bisa tampak seperti Eternal pada umumnya.
Eros dan Eternal lainya tampil seperti manusia kaarena mereka cabang Homo sapiens. Sayangnya, Thanos terdampak Sindrom Deviant yang membuat penampakannya jadi seperti Deviant dan Skrull Deviant—seperti garis-garis di wajahnya. Meski Thanos dan Eros punya penampilan berbeda, mereka sama-sama punya garis darah dan kemampuan yang sama. Ini makanya Thanos itu sangat kuat dan hampir tidak terkalahkan.
Untuk menghilangkan kebingungan ini, komik Marvel baru-baru ini membuat Phastos mengonfirmasi kalau Thanos adalah seorang Eternal sejati di Eternals #6. Ini mengakhiri argumen kalau Thanos secara teknis bukanlah seorang Eternal. Di luar genetik, ada kaitan menarik antara Thanos, Eros dan anggota lain Eternals.
Lihat Juga :