Sambut Ibu Kota Negara Baru, Pusat Informasi Terintegrasi Diluncurkan
Jum'at, 12 November 2021 - 19:18 WIB
loading...
Membangun Ibu Kota Negara (IKN) tidak hanya menyiapkan infrastruktur dan lingkungannya saja, tetapi juga manusianya. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Membangun Ibu Kota Negara (IKN) tidak hanya menyiapkan infrastruktur dan lingkungannya saja, tetapi juga manusianya, baik yang akan pindah maupun yang telah lama menetap.
Dalam proses pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur , aspek penting yang jadi perhatian adalah distribusi informasi yang jelas, cepat, dan akurat.
Untuk membahas integrasi informasi dalam pemindahan Ibu Kota Negara, Kementerian PPN/Bappenas menggandeng 99 Group Indonesia dan Realestat Indonesia (REI) menyelenggarakan konferensi pers peluncuran situs informasi terintegrasi di Kantor Rumah123.com, EightyEight @KotaKasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2021).
Baca juga: 5 Drama Korea Bikin Baper, Cocok untuk yang Bosan dengan Kehidupan Percintaan Biasa
"Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara. Saat ini, penduduk setempat Ibu Kota Negara tercatat 100 ribu jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 700 ribu jiwa di 2025, kemudian berkembang menjadi 1,5-1,6 juta jiwa di 2035, hingga mencapai perkiraan 1,7-1,9 juta jiwa di 2045," jelas Ketua POKJA IKN REI Soelaeman Soemawinata.
Dalam proses pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur , aspek penting yang jadi perhatian adalah distribusi informasi yang jelas, cepat, dan akurat.
Untuk membahas integrasi informasi dalam pemindahan Ibu Kota Negara, Kementerian PPN/Bappenas menggandeng 99 Group Indonesia dan Realestat Indonesia (REI) menyelenggarakan konferensi pers peluncuran situs informasi terintegrasi di Kantor Rumah123.com, EightyEight @KotaKasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2021).
Baca juga: 5 Drama Korea Bikin Baper, Cocok untuk yang Bosan dengan Kehidupan Percintaan Biasa
"Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara. Saat ini, penduduk setempat Ibu Kota Negara tercatat 100 ribu jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 700 ribu jiwa di 2025, kemudian berkembang menjadi 1,5-1,6 juta jiwa di 2035, hingga mencapai perkiraan 1,7-1,9 juta jiwa di 2045," jelas Ketua POKJA IKN REI Soelaeman Soemawinata.
Lihat Juga :