Gandeng Anak-Anak Muda, Millie Lukito Dirikan Generation T
Minggu, 14 November 2021 - 02:10 WIB
loading...
Millie Lukito membuat komunitas yang berisi para anak muda berprestasi dari berbagai latar belakang profesi. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Millie Stephanie Lukito atau akrab disapa dengan Millie Lukito, dikenal sebagai sosok pengusaha inovatif, kreatif dan selalu optimis.
Bagi Millie, memang tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai cita-cita mulia dan tujuan besar. "Untuk itu diperlukan semangat pantang menyerah, kecerdasan dan inovasi tinggi agar dapat mengubah tiap tantangan menjadi peluang," beber Millie Lukito, pendiri dan CEO Mobiliari Group, dalam siaran persnya, Sabtu (13/11/2021).
Kiprah Millie Lukito di bidang bisnis dimulai pada 1993, sepulang dari Amerika Serikat meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Golden Gate University, San Francisco, California US. Bersama mendiang ibundanya Maria Lukito, dia terjun di bisnis custom publishing untuk pembuatan majalah internal bagi segmen korporasi.
Baca juga: Mimpi Paris Hilton Nikah bak di Negeri Dongeng Akhirnya Kesampaian
Saat itu, di era 1990-an seiring dengan tumbuhnya pasar bisnis kartu kredit di Indonesia, banyak perusahaan perbankan yang ingin membuat majalah internal untuk menjalin komunikasi eksklusif dengan pelanggannya. Peluang bisnis inilah yang digarapnya.
Bagi Millie, memang tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai cita-cita mulia dan tujuan besar. "Untuk itu diperlukan semangat pantang menyerah, kecerdasan dan inovasi tinggi agar dapat mengubah tiap tantangan menjadi peluang," beber Millie Lukito, pendiri dan CEO Mobiliari Group, dalam siaran persnya, Sabtu (13/11/2021).
Kiprah Millie Lukito di bidang bisnis dimulai pada 1993, sepulang dari Amerika Serikat meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Golden Gate University, San Francisco, California US. Bersama mendiang ibundanya Maria Lukito, dia terjun di bisnis custom publishing untuk pembuatan majalah internal bagi segmen korporasi.
Baca juga: Mimpi Paris Hilton Nikah bak di Negeri Dongeng Akhirnya Kesampaian
Saat itu, di era 1990-an seiring dengan tumbuhnya pasar bisnis kartu kredit di Indonesia, banyak perusahaan perbankan yang ingin membuat majalah internal untuk menjalin komunikasi eksklusif dengan pelanggannya. Peluang bisnis inilah yang digarapnya.
Lihat Juga :