14 Anime yang Dilarang di Berbagai Negara di Dunia
Minggu, 14 November 2021 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Cerita Kinnikuman ini sebenarnya cukup lugu. Tapi, kontroversinya terletak pada karakter Brocken Jr. Dia digambarkan sebagai “Nazi yang baik” yang membuat banyak orang tidak nyaman. Dia memakai seragam Nazi karena ayahnya adalah Nazi Jerman tapi tidak menganut keyakinan lain terkait ideologinya. Karakter Brocken ini membuat serial ini dilarang di Prancis.
Tapi, Prancis bukan satu-satunya yang tidak nyaman dengan Brocken Jr. Mainannya tidak pernah dibawa ke Amerika. Apalagi, game Nintendo juga sering mengabaikan Brocken. Manganya pun akhirnya mengubah desainnya. Dia tidak lagi mengenakan swastika.
4. Kite — Norwegia
Film anime ini menampilkan seorang gadis yang bisa menggunakan peluru untuk meledakkan orang. Tapi, bukan kekerasannya yang membuat Kite tidak nyaman. Tapi, adegan penyerangan seksual yang sangat grafiknya. Korbannya adalah si protagonis, yang masih di bawah umur. Karena undang-undang Norwegia terhadap pornografi anak, seluruh film itu pun dilarang.
3. Fate Kaleid/Liner Prisma Illya — Rusia
Anime ini adalah semesta alternarif spin-off serial Fate/Stay Night. Serial ini menjadi terkenal karena karakter bawah umurnya yang sangat seksi. Rusia melarang serial ini karena undang-undang pornografi anak. Di Rusia, semua anime di bawah genre hentai dilarang.
2. Excel Saga — Jepang
Episode akhir serial ini dilarang tayang di Jepang. Episode ini dibuat tiga menit lebih panjang untuk ditayangkan. Selain itu, episode ini juga sangat cabul dan keras. Apalagi, judulnya adalah Going Too Far (Pergi Terlalu Jauh). Episode ini hanya bisa ditonton di DVD serial ini. Sutradaranya, Shinichi Watanabe, mengakui memang berniat agar episode ini dilarang.
Baca Juga: 8 Pedang Paling Ikonik dan Pemiliknya di Dunia Anime
1. Osomatsu-san — Japan
Episode pertama serial Osomatsu-San ditampar dengan undang-undang hak cipta saat tayang. Kontroversinya sebenarnya komedi. Tujuan episode pertama ini adalah menebak anime apa cerita anime itu. Jadi, mereka memparodikan sejumlah serial populer, seperti Attack on Titan, Sailor Moon, Naruto, Dragon Ball Z dan lain-lain. Karena hak cipta dan memparodikan konten yang aslinya tidak berasal dari mereka, episode pertama Osomatsu-san ditarik dari banyak situs streaming. Bahkan DVD-nya pun tidak memasukkan episode ini.
Tapi, Prancis bukan satu-satunya yang tidak nyaman dengan Brocken Jr. Mainannya tidak pernah dibawa ke Amerika. Apalagi, game Nintendo juga sering mengabaikan Brocken. Manganya pun akhirnya mengubah desainnya. Dia tidak lagi mengenakan swastika.
4. Kite — Norwegia
Film anime ini menampilkan seorang gadis yang bisa menggunakan peluru untuk meledakkan orang. Tapi, bukan kekerasannya yang membuat Kite tidak nyaman. Tapi, adegan penyerangan seksual yang sangat grafiknya. Korbannya adalah si protagonis, yang masih di bawah umur. Karena undang-undang Norwegia terhadap pornografi anak, seluruh film itu pun dilarang.
3. Fate Kaleid/Liner Prisma Illya — Rusia
Anime ini adalah semesta alternarif spin-off serial Fate/Stay Night. Serial ini menjadi terkenal karena karakter bawah umurnya yang sangat seksi. Rusia melarang serial ini karena undang-undang pornografi anak. Di Rusia, semua anime di bawah genre hentai dilarang.
2. Excel Saga — Jepang
Episode akhir serial ini dilarang tayang di Jepang. Episode ini dibuat tiga menit lebih panjang untuk ditayangkan. Selain itu, episode ini juga sangat cabul dan keras. Apalagi, judulnya adalah Going Too Far (Pergi Terlalu Jauh). Episode ini hanya bisa ditonton di DVD serial ini. Sutradaranya, Shinichi Watanabe, mengakui memang berniat agar episode ini dilarang.
Baca Juga: 8 Pedang Paling Ikonik dan Pemiliknya di Dunia Anime
1. Osomatsu-san — Japan
Episode pertama serial Osomatsu-San ditampar dengan undang-undang hak cipta saat tayang. Kontroversinya sebenarnya komedi. Tujuan episode pertama ini adalah menebak anime apa cerita anime itu. Jadi, mereka memparodikan sejumlah serial populer, seperti Attack on Titan, Sailor Moon, Naruto, Dragon Ball Z dan lain-lain. Karena hak cipta dan memparodikan konten yang aslinya tidak berasal dari mereka, episode pertama Osomatsu-san ditarik dari banyak situs streaming. Bahkan DVD-nya pun tidak memasukkan episode ini.
(alv)
Lihat Juga :