Inilah 10 Perubahan Industri Musik Dunia dari Masa ke Masa
Sabtu, 06 Juni 2020 - 10:00 WIB
loading...
Daft Punk jadi salah satu legenda musik karena tampilannya yang unik tiap di atas panggung. Foto/Evork Djansezian, Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan zaman memaksa industri musik beradaptasi. Ada tren masa lalu yang hilang, ada juga yang muncul kembali dan berjaya.
Dari piringan hitam kembali ke piringan hitam, dari batas genre yang ketat ke genre yang makin lebur. Inilah perubahan-perubahan yang terjadi dalam industri musik dunia dari masa ke masa, dikutip dari Insider.
1. KEMUNCULAN STREAMING
![Inilah 10 Perubahan Industri Musik Dunia dari Masa ke Masa]()
Foto: gearpatrol.com
Mengutip dari laporan Recording Industry Association of America, pada 2016-2017, platform musik streaming seperti Joox, Spotify, Deezer, dan Apple Music tumbuh pesat, menyumbang 43 persen dari total pendapatan industri musik secara keseluruhan.
2. PENJUALAN ALBUM CD FISIK MENURUN
![Inilah 10 Perubahan Industri Musik Dunia dari Masa ke Masa]()
Foto: transcendingsound.com
Menurut Recording Industry Association of America, pada 2016 penjualan keping CD menurun secara global, dengan hanya terjual sebanyak 99,4 juta keping.
3. “SURPRISE DROP" JADI TREN
![Inilah 10 Perubahan Industri Musik Dunia dari Masa ke Masa]()
Foto: Instagram@champagnepapi
Perilisan album tanpa ada promosi menjadi tren, seperti yang dilakukan Drake yang mendadak mengumumkan dirinya telah merilis album musik keempatnya yang berisi 17 lagu dengan tajuk "If You’re Reading This It’s Too Late" pada 2015 lalu. Selain itu, Harry Styles, Beyonce, dan Eminem juga pernah melakukan hal serupa.
Dari piringan hitam kembali ke piringan hitam, dari batas genre yang ketat ke genre yang makin lebur. Inilah perubahan-perubahan yang terjadi dalam industri musik dunia dari masa ke masa, dikutip dari Insider.
1. KEMUNCULAN STREAMING

Foto: gearpatrol.com
Mengutip dari laporan Recording Industry Association of America, pada 2016-2017, platform musik streaming seperti Joox, Spotify, Deezer, dan Apple Music tumbuh pesat, menyumbang 43 persen dari total pendapatan industri musik secara keseluruhan.
2. PENJUALAN ALBUM CD FISIK MENURUN

Foto: transcendingsound.com
Menurut Recording Industry Association of America, pada 2016 penjualan keping CD menurun secara global, dengan hanya terjual sebanyak 99,4 juta keping.
3. “SURPRISE DROP" JADI TREN

Foto: Instagram@champagnepapi
Perilisan album tanpa ada promosi menjadi tren, seperti yang dilakukan Drake yang mendadak mengumumkan dirinya telah merilis album musik keempatnya yang berisi 17 lagu dengan tajuk "If You’re Reading This It’s Too Late" pada 2015 lalu. Selain itu, Harry Styles, Beyonce, dan Eminem juga pernah melakukan hal serupa.
Lihat Juga :