Review Film Songbird: Perjuangan Cinta di Tengah Pandemi yang Mencekam
Jum'at, 19 November 2021 - 16:30 WIB
loading...
Songbird menceritakan perjuangan menyelamatkan cinta dalam masa-masa menegangkan saat pandemi. Foto/STXfilms
A
A
A
JAKARTA - Pandemi merupakan masalah di seluruh dunia yang tidak ada habisnya. Situasi mencekam pernah terjadi dan bahkan masih tetap terjadi di berbagai belahan dunia yang belum sanggup mengontrol penyebaran virus ini.
Film Songbirdpun mencoba mengambil inspirasi dari situasi menegangkan terkait pandemi tersebut. Filmnya disutradarai Adam Mason dan skenarionya ditulis Simon Boyes. Songbirdjuga didukung produser film-film blockbuster bertema bencana, Michael Bay.
Film ini berlatar waktu saat dunia berada pada tahun ke-4 pandemi di Amerika Serikat.COVID-19 telah bermutasi menjadi COVID-23. Orang-orang diharuskan melakukan pemeriksaan suhu tubuh pada ponsel mereka. Sementara mereka yang terinfeksi COVID-23 akan dibawa paksa dari kediamannya menuju tempat karantina, yaitu Q-Zones.
Hanya mereka yang tercatat sebagai kebal yang diizinkan berada di luar rumah. Mereka diidentifikasikan dengan gelang berbentuk burung kenari kuning yang terpasang di tangan.
![Review Film Songbird: Perjuangan Cinta di Tengah Pandemi yang Mencekam]()
Foto: STXfilms
Nico Price (K.J. Apa) termasuk bagian dari mereka yang kebal terhadap virus. Dia bekerja menjadi paralegal sebelum akhirnya menjadi kurir karena pandemi. Dia menjalin hubungan virtual dengan Sara (Sofia Carson), artis muda yang tinggal dengan neneknya, Lita (Elpidia Carrillo) yang disiplin melarang mereka melakukan kontak fisik.
Baca Juga: 6 Penjahat di Trailer Kedua Spider-Man: No Way Home, Nomor 6 Sering Jadi Meme
Film Songbirdpun mencoba mengambil inspirasi dari situasi menegangkan terkait pandemi tersebut. Filmnya disutradarai Adam Mason dan skenarionya ditulis Simon Boyes. Songbirdjuga didukung produser film-film blockbuster bertema bencana, Michael Bay.
Film ini berlatar waktu saat dunia berada pada tahun ke-4 pandemi di Amerika Serikat.COVID-19 telah bermutasi menjadi COVID-23. Orang-orang diharuskan melakukan pemeriksaan suhu tubuh pada ponsel mereka. Sementara mereka yang terinfeksi COVID-23 akan dibawa paksa dari kediamannya menuju tempat karantina, yaitu Q-Zones.
Hanya mereka yang tercatat sebagai kebal yang diizinkan berada di luar rumah. Mereka diidentifikasikan dengan gelang berbentuk burung kenari kuning yang terpasang di tangan.

Foto: STXfilms
Nico Price (K.J. Apa) termasuk bagian dari mereka yang kebal terhadap virus. Dia bekerja menjadi paralegal sebelum akhirnya menjadi kurir karena pandemi. Dia menjalin hubungan virtual dengan Sara (Sofia Carson), artis muda yang tinggal dengan neneknya, Lita (Elpidia Carrillo) yang disiplin melarang mereka melakukan kontak fisik.
Baca Juga: 6 Penjahat di Trailer Kedua Spider-Man: No Way Home, Nomor 6 Sering Jadi Meme
Lihat Juga :