10 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film Buatan Pixar
Senin, 22 November 2021 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Ian ingin memanfaatkan peluang itu untuk bisa bertemu ayahnya. Tapi, di akhir film, dia sadar kalau dia sudah punya sosok ayah pada diri Barley. Meskipun ada naik turun di misi mereka, Ian akhirnya sadar kalau dia seharusnya tidak meremehkan siapa yang sudah dia punyai dalam hidupnya. Barley dan ibunya sama-sama sayang padanya dan dia selalu punya ayahnya di dalam hatinya.
8. Jadilah dirimu sendiri — Ratatouille
![10 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film Buatan Pixar]()
Remy suka memasak. Dia merasa hanya bisa menjadi dirinya sendiri saat bersama kakaknya, Emile. Sementara Emile tidak selalu memahami Remy, dia selalu mendukungnya dan menahan diri dari menghakiminya, tak seperti ayah mereka. Remy menyembunyikan siapa dirinya saat tinggal bersama keluarganya di koloni tikus. Tapi, ketika dia bermitra dengan Linguini, dia khirnya mendapatkan kebebasan untuk melakukan apa yang dia suka, tapi dengan alasan palsu.
Pokoknya adalah hidup itu terlalu singkat. Remy sangat bahagia ketika dia harus menjadi siapa dirinya, tanpa harus menyembunyikan kesukaannya pada memasak atau berpura-pura melakukannya melalui Linguini. Cerita Remy ini inspiratif: jadilah dirimu sendiri, terutama karena tidak ada orang lain yang bisa menjadi diri kamu!
9. Arogansi tak akan membawamu ke mana pun, tapi ketekunan akan membawamu ke mana saja — Cars
![10 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film Buatan Pixar]()
Lightning McQueen adalah pembalap berbakat. Tapi, dia sangat arogan dan tidak menghargai timnya. Dia melewati kepala kru, tidak memperlakukan krunya dengan baik dan dia bahkan memanfaatkan Mack, dengan menyuruhnya begadangan semalaman agar mereka bisa sampai di California sebelum Chick Hicks.
Lightning mendapatkan sejumlah pelajaran berharga di Radiator Springs. Meskipun dia awalnya membencinya, dia jadi sayang pada mobil-mobil lain dan sadar kalau mereka adalah sahabat-sahabat terbaik yang pernah ada. Dia belajar dari Doc Hudson tentang tidak hanya bagaimana menjadi pembalap yang lebih baik, tapi juga orang yang lebih baik. Dia bertahan melalui pengalaman yang dibencinya dan mendapatkan lebih dari apa yang pernah dia bayangkan. Terutama, begitu dia belajar untuk menyingkirkan sikap arogannya.
Baca Juga: 4 Sindrom Psikologis yang Namanya Diambil dari Karakter Disney
10. Tidak apa-apa untuk merasakan apa pun yang kamu rasakan, jangan pendam emosimu — Inside Out
![10 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film Buatan Pixar]()
Riley berjuang setelah meninggalkan kampung halamannya dan teman-temannya di Minnesota untuk memulai hidup baru di San Francisco. Emosinya ada di mana-mana. Baik Riley atau emosinya sama-sama tida sadar mengapa mereka merasakan hal yang mereka rasakan atau mengapa mereka melakukan hal yang mereka lakukan.
Misalnya, Joy tidak paham tujuan Sadness sampai dia tahu kalau Sadness membiarkan yang lain tahu bagaimana perasaan Riley sehingga dia bisa mencari kenyamanan dari orang lain. Pengalaman Riley ini menunjukkan kalau tidak apa-apa untuk merasakan emosi dan menunjukkannya karena emosi itu valid. Mau itu bahagia, sedih, marah, atau bingung, emosi punya tujuan dan ini membantu memprosesnya ketimbang menguburnya.
8. Jadilah dirimu sendiri — Ratatouille

Remy suka memasak. Dia merasa hanya bisa menjadi dirinya sendiri saat bersama kakaknya, Emile. Sementara Emile tidak selalu memahami Remy, dia selalu mendukungnya dan menahan diri dari menghakiminya, tak seperti ayah mereka. Remy menyembunyikan siapa dirinya saat tinggal bersama keluarganya di koloni tikus. Tapi, ketika dia bermitra dengan Linguini, dia khirnya mendapatkan kebebasan untuk melakukan apa yang dia suka, tapi dengan alasan palsu.
Pokoknya adalah hidup itu terlalu singkat. Remy sangat bahagia ketika dia harus menjadi siapa dirinya, tanpa harus menyembunyikan kesukaannya pada memasak atau berpura-pura melakukannya melalui Linguini. Cerita Remy ini inspiratif: jadilah dirimu sendiri, terutama karena tidak ada orang lain yang bisa menjadi diri kamu!
9. Arogansi tak akan membawamu ke mana pun, tapi ketekunan akan membawamu ke mana saja — Cars

Lightning McQueen adalah pembalap berbakat. Tapi, dia sangat arogan dan tidak menghargai timnya. Dia melewati kepala kru, tidak memperlakukan krunya dengan baik dan dia bahkan memanfaatkan Mack, dengan menyuruhnya begadangan semalaman agar mereka bisa sampai di California sebelum Chick Hicks.
Lightning mendapatkan sejumlah pelajaran berharga di Radiator Springs. Meskipun dia awalnya membencinya, dia jadi sayang pada mobil-mobil lain dan sadar kalau mereka adalah sahabat-sahabat terbaik yang pernah ada. Dia belajar dari Doc Hudson tentang tidak hanya bagaimana menjadi pembalap yang lebih baik, tapi juga orang yang lebih baik. Dia bertahan melalui pengalaman yang dibencinya dan mendapatkan lebih dari apa yang pernah dia bayangkan. Terutama, begitu dia belajar untuk menyingkirkan sikap arogannya.
Baca Juga: 4 Sindrom Psikologis yang Namanya Diambil dari Karakter Disney
10. Tidak apa-apa untuk merasakan apa pun yang kamu rasakan, jangan pendam emosimu — Inside Out

Riley berjuang setelah meninggalkan kampung halamannya dan teman-temannya di Minnesota untuk memulai hidup baru di San Francisco. Emosinya ada di mana-mana. Baik Riley atau emosinya sama-sama tida sadar mengapa mereka merasakan hal yang mereka rasakan atau mengapa mereka melakukan hal yang mereka lakukan.
Misalnya, Joy tidak paham tujuan Sadness sampai dia tahu kalau Sadness membiarkan yang lain tahu bagaimana perasaan Riley sehingga dia bisa mencari kenyamanan dari orang lain. Pengalaman Riley ini menunjukkan kalau tidak apa-apa untuk merasakan emosi dan menunjukkannya karena emosi itu valid. Mau itu bahagia, sedih, marah, atau bingung, emosi punya tujuan dan ini membantu memprosesnya ketimbang menguburnya.
(alv)
Lihat Juga :