Iwan Hasan, Musisi Lintas Genre dan Lintas Negara
Minggu, 07 Juni 2020 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Peran Iwan Hasan membumi sebagai komposer, orchestra arranger, guitarist 21-string, harpguitarist, kibordis dan vokalis. Dalam kariernya sebagai solois, Iwan Hasan sudah berperan dalam rilisan sekitar 30 album, baik sebagai penata musik (orkestra) maupun sebagai instrument player.
Sebagai arranger, Iwan juga berkolaborasi dengan musisi lintas genre. Integritas Iwan bisa memasuki ranah pop. Menulis aransemen orkestra untuk band Ungu, ST12, The Rain, Dianita, Cendana Band, Kla Project hingga terlibat dalam album mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menyeberang ke genre rock, Iwan ikut berperan dalam beberapa karya Boomerang, Piyu hingga band Getah.
Salah satu karya orkestrasi Iwan Hasan yang monumental di kancah pop adalah ketika ikut mengawal sukses band Ungu, dengan big hits-nya Demi Waktu. Kemudian berlanjut dengan intro orkestra instrumental Cinta Dalam Hati-nya Ungu (2006), dan Overture di album live grand akustik KLa Project (2014) yang kala itu juga dikonserkan di Jakarta Convention Hall, Indonesia.
![Iwan Hasan, Musisi Lintas Genre dan Lintas Negara]()
Iwan Hasan merupakan satu dari sekitar 50 orang di dunia yang mahir memainkan harpguitar, alat musik gabungan harpa dan gitar. Kemampuan Iwan memainkan harpgitar diperolehnya langsung dari pelopor harguitar John Doan.
"Waktu saya selesai kuliah di Willamete University, Amerika untuk mengambil jurusan musik, tepatnya di tahun 1991, saya belajar harpgitar. Saya belajar langsung dari pelopor harpgitar John Doan. Waktu itu masih sedikit yang main harpguitar," kisah lelaki yang pernah meraih outstanding music student award di Willamete University itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6).
Sebagai arranger, Iwan juga berkolaborasi dengan musisi lintas genre. Integritas Iwan bisa memasuki ranah pop. Menulis aransemen orkestra untuk band Ungu, ST12, The Rain, Dianita, Cendana Band, Kla Project hingga terlibat dalam album mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menyeberang ke genre rock, Iwan ikut berperan dalam beberapa karya Boomerang, Piyu hingga band Getah.
Salah satu karya orkestrasi Iwan Hasan yang monumental di kancah pop adalah ketika ikut mengawal sukses band Ungu, dengan big hits-nya Demi Waktu. Kemudian berlanjut dengan intro orkestra instrumental Cinta Dalam Hati-nya Ungu (2006), dan Overture di album live grand akustik KLa Project (2014) yang kala itu juga dikonserkan di Jakarta Convention Hall, Indonesia.

Iwan Hasan merupakan satu dari sekitar 50 orang di dunia yang mahir memainkan harpguitar, alat musik gabungan harpa dan gitar. Kemampuan Iwan memainkan harpgitar diperolehnya langsung dari pelopor harguitar John Doan.
"Waktu saya selesai kuliah di Willamete University, Amerika untuk mengambil jurusan musik, tepatnya di tahun 1991, saya belajar harpgitar. Saya belajar langsung dari pelopor harpgitar John Doan. Waktu itu masih sedikit yang main harpguitar," kisah lelaki yang pernah meraih outstanding music student award di Willamete University itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6).
Lihat Juga :