Kencan Virtual di Kampus, Cara Aman Dapat Jodoh dan Dapat Duit
Sabtu, 11 Desember 2021 - 09:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Cara Bikin Pasangan Terpesona saat Kencan Pertama
Nadia, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran, mengatakan alasannya mengikuti kencan virtual di kampus adalah karena ia merasa sedang gabut, dan harga mengikuti acara yang tidak terlalu mahal. “Ketemu (orang-orang) nya lumayan,” ucapnya.
Proses Kencan Virtual
Sistem kencan virtual di kampus cukup sederhana. Peserta akan dimasukkan ke dalam virtual room meeting. Mereka akan mendapatkan pengarahan terlebih dahulu oleh panitia, kemudian masuk ke dalam breakout room untuk bertemu dengan calon pasangan.
![Kencan Virtual di Kampus, Cara Aman Dapat Jodoh dan Dapat Duit]()
Foto: Getty Images
Peserta diberi waktu 15 menit untuk saling mengenal satu sama lain. Setelah 15 menit berlalu, maka mereka akan diarahkan untuk masuk ke dalam breakout room lain dengan orang yang berbeda.
Demi menjaga keamanan dan privasi peserta, sebelum mulai, mereka akan dikirimkan kode unik sebagai identitas. Jadi saat memasuki virtual room meeting, display name tiap peserta hanya berisi kode yang telah diberikan panitia.
Baik Nadia maupun Arjumanda mengaku cocok dengan orang yang dipasangkan dengan mereka. Fachry mengatakan bahwa memang panitia mencocokkan data para peserta berdasarkan kriteria yang mereka isi pada formulir. Hal ini agar para peserta bisa bertemu pasangan yang ia cari dan topik obrolan bisa mengalir.
Nadia, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran, mengatakan alasannya mengikuti kencan virtual di kampus adalah karena ia merasa sedang gabut, dan harga mengikuti acara yang tidak terlalu mahal. “Ketemu (orang-orang) nya lumayan,” ucapnya.
Proses Kencan Virtual
Sistem kencan virtual di kampus cukup sederhana. Peserta akan dimasukkan ke dalam virtual room meeting. Mereka akan mendapatkan pengarahan terlebih dahulu oleh panitia, kemudian masuk ke dalam breakout room untuk bertemu dengan calon pasangan.

Foto: Getty Images
Peserta diberi waktu 15 menit untuk saling mengenal satu sama lain. Setelah 15 menit berlalu, maka mereka akan diarahkan untuk masuk ke dalam breakout room lain dengan orang yang berbeda.
Demi menjaga keamanan dan privasi peserta, sebelum mulai, mereka akan dikirimkan kode unik sebagai identitas. Jadi saat memasuki virtual room meeting, display name tiap peserta hanya berisi kode yang telah diberikan panitia.
Baik Nadia maupun Arjumanda mengaku cocok dengan orang yang dipasangkan dengan mereka. Fachry mengatakan bahwa memang panitia mencocokkan data para peserta berdasarkan kriteria yang mereka isi pada formulir. Hal ini agar para peserta bisa bertemu pasangan yang ia cari dan topik obrolan bisa mengalir.
Lihat Juga :