Kontroversi Snowdrop, Para Pengiklan Langsung Tarik Produknya sebagai Sponsor

Senin, 20 Desember 2021 - 09:43 WIB
loading...
Kontroversi Snowdrop,...
Snowdrop yang dibintangi Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae-in kembali mengalami kontroversi setelah pemutaran episode perdananya. Foto/JTBC
A A A
SEOUL - Sejumlah sponsor yang produknya muncul dalam drama Korea Snowdrop menarik diri setelah kembali merebaknya kontroversi saat episode perdana serial tersebut ditayangkan.

Setidaknya ada lima perusahaan yang secara resmi menyatakan bahwa mereka telah menarik produk mereka yang sempat muncul dalam drama yang dibintangi Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae-in itu.

Dalam episode perdana Snowdrop yang tayang pada Sabtu (18/12) lalu, terdapat adegan saat pemeran utama pria Lim Su-ho (Jung Hae-in) yang merupakan mata-mata Korea Utara yang menyamar sebagai mahasiswa, dikejar oleh karakter second lead male (Jang Seung-jo) yang merupakan anggota National Security Planning.

Saat adegan ini berlangsung, diputar latar musik lagu Sola Blue Sola. Lagu ini identik dengan lagu para pejuang demokrasi di Korea Selatan pada masa gerakan demokrasi tahun 1987. Lagu ini mengisahkan kepiluan sekaligus kemenangan para pejuang demokrasi saat itu.

Kontroversi Snowdrop, Para Pengiklan Langsung Tarik Produknya sebagai Sponsor

Foto: JTBC

Para penonton di Korea menganggap, dipakainya lagu tersebut untuk mengiringi scene itu adalah hal yang tidak simpatik. Pasalnya, pada masa itu, National Security Planning dikenal suka menyiksa para pejuang demokrasi yang kebanyakan pelajar. Para pelajar itu juga banyak yang difitnah dan dibunuh karena dianggap sebagai mata-mata Korea Utara.

Para penonton beranggapan, dengan diputarnya lagu Sola Blue Sola, seolah ada semacam pembenaran pada tindakan penyiksaan yang dilakukan National Security Planning karena mereka memang mengincar "orang yang tepat".

Adegan ini pun dianggap bisa mendiskreditkan gerakan para pelajar pejuang demokrasi sekaligus mendistorsi sejarah. Kekhawatiran makin luas karena Snowdrop juga ditayangkan di layanan streaming Disney+ yang artinya ditonton oleh masyarakat global yang tidak memahami sepenuhnya sejarah di Korea Selatan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
Kontroversi Amien Rais,...
Kontroversi Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berbicara Ada Batasnya!
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Rekomendasi
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Berita Terkini
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Isago Gandeng Nagita...
Isago Gandeng Nagita Slavina Luncurkan Koleksi Perhiasan Terbaru 'Love Everyday'
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Teach You a Lesson Sukses...
Teach You a Lesson Sukses Besar di Netflix Korea, Kim Moo-yul Curi Perhatian Penonton
Jennie BLACKPINK Bawakan...
Jennie BLACKPINK Bawakan Lagu Baru di Governors Ball 2026, Comeback Solo?
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved