Ini Kata Mereka yang sudah Nonton The Matrix Resurrections
Rabu, 22 Desember 2021 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Cerita film ini terasa biasa-biasa saja. Para kritikus pun tidak menemukan kata sepakat atas film ini. Mae Abdulbaki dari Screen Rant menyebut The Matrix Resurrections ini melakukan apa yang gagal dilakukan sekuel sebelumnya, yaitu menceritakan di mana karakter itu dan apa yang akan mereka lakukan.
![Ini Kata Mereka yang sudah Nonton The Matrix Resurrections]()
“Sebagai cerita tentang Neo dan Trinity, seri keempat Matrix ini berhasil, semuanya sementara berusaha merujuk masa lalu dan bergerak maju di saat yang sama. Film ini mungkin terlalu lama di masa lalu, kadang memperlihatkan terlalu banyak atas apa yang membuat franchise ini bagus,” kata dia.
Sejumlah kritikus juga menyatakan ketidaksukaan mereka terhadap film ini. “Matrix baru ini berusaha memprogram ulang kepingan kesayangan sinema. Sayang, film ini hanya punya sedikit perbaikan,” tulis Brian Tuitt dari USA Today.
Todd Gilchrist dari What to Watch juga menggemakan hal yang sama. “The Matrix Resurrections menciptakan ulang terlalu banyak ide dari film pertama dengan hanya kesadaran diri yang mencolok sebagai perlindungan dari kurangnya orisinalitasnya,” kata dia.
Sementara, Amella Emberwing dari IGN menyebut Resurrections jelek. “The Matrix Resurrections adalah sekumpulan ide yang sangat bagus untuk membuat film jelek,” kata dia.
![Ini Kata Mereka yang sudah Nonton The Matrix Resurrections]()
Namun, sejumlah kritikus menilai film ini adalah sekuel terbaik The Matrix. John DeFore dari The Hollywood Reporter mengatakan, film ini akan membayar kekecewaan dari sekuel sebelumnya. “Kalau kalian suka The Matrix dan benci sekuelnya (atau menganggap mereka tidak memuaskan), tonton yang ini. Selamat menikmati,” tulisnya.
Jamie Jirak dari ComicBook mengakui kalau film ini punya kekurangan. Tapi, tetap saja menyenangkan bisa kembali ke dunia yang membentuk banyak penggemar. “Wachowski menyampaikan sekuel yang pas dengan nama The Matrix yang menyenangkan, lucu dan romantis,” tulisnya.

“Sebagai cerita tentang Neo dan Trinity, seri keempat Matrix ini berhasil, semuanya sementara berusaha merujuk masa lalu dan bergerak maju di saat yang sama. Film ini mungkin terlalu lama di masa lalu, kadang memperlihatkan terlalu banyak atas apa yang membuat franchise ini bagus,” kata dia.
Sejumlah kritikus juga menyatakan ketidaksukaan mereka terhadap film ini. “Matrix baru ini berusaha memprogram ulang kepingan kesayangan sinema. Sayang, film ini hanya punya sedikit perbaikan,” tulis Brian Tuitt dari USA Today.
Todd Gilchrist dari What to Watch juga menggemakan hal yang sama. “The Matrix Resurrections menciptakan ulang terlalu banyak ide dari film pertama dengan hanya kesadaran diri yang mencolok sebagai perlindungan dari kurangnya orisinalitasnya,” kata dia.
Sementara, Amella Emberwing dari IGN menyebut Resurrections jelek. “The Matrix Resurrections adalah sekumpulan ide yang sangat bagus untuk membuat film jelek,” kata dia.

Namun, sejumlah kritikus menilai film ini adalah sekuel terbaik The Matrix. John DeFore dari The Hollywood Reporter mengatakan, film ini akan membayar kekecewaan dari sekuel sebelumnya. “Kalau kalian suka The Matrix dan benci sekuelnya (atau menganggap mereka tidak memuaskan), tonton yang ini. Selamat menikmati,” tulisnya.
Jamie Jirak dari ComicBook mengakui kalau film ini punya kekurangan. Tapi, tetap saja menyenangkan bisa kembali ke dunia yang membentuk banyak penggemar. “Wachowski menyampaikan sekuel yang pas dengan nama The Matrix yang menyenangkan, lucu dan romantis,” tulisnya.
Lihat Juga :