Yudist Ardhana, Youtuber Pulau Dewata Sukses ke Pentas Nasional

Selasa, 09 Juni 2020 - 17:52 WIB
loading...
Yudist Ardhana, Youtuber...
Yudist Ardhana, Youtuber asal Pulau Dewata dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Yudist Ardhana, pria kelahiran 13 Oktober 1987 di Denpasar, Bali ini memiliki dua gelar sarjana yang diraihnya dari Fakultas Desain jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan Karawaci Tangerang (2011) dan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Denpasar (2016).

Setelah lebih dari 4 tahun Yudist Ardhana menjadi seorang Youtuber atau content creator, kini ia telah memiliki lebih dari
8 juta subscriber untuk kanal Youtubenya dan lebih dari 1 juta follower di akun Instagram miliknya. (Baca juga: Ini 7 YouTuber Indonesia Punya Subscribers Terbanyak )

Singkat kata, pria yang kerap disapa Yudist ini telah banyak dikenal masyarakat dan telah menjadi salah satu Youtuber atau content creator tersukses di Pulau Dewata.

Kanal Youtube milik Yudist saat ini mampu bersaing dengan kanal-kanal Youtuber nasional dan juga kanal milik para artis hingga kanal milik stasiun televisi di Youtube. Saat artikel ini ditulis kanal Youtube Yudist Ardhana menempati peringkat ke-25 di Indonesia.

Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri mengingat tidak banyak Youtuber atau content creator asal Bali yang sukses masuk di pentas nasional.

Diketahui, pemilik akun Instagram @yudistardhana ini mengunggah berbagai konten menarik di kanal Youtubenya mulai dari sulap, prank, eksperimen, vlog, review, dan aneka video keseruan lainnya.

Diakuinya, dirinya mulai melihat potensi dunia digital dan platform Youtube pada akhir tahun 2015 dan akhirnya memutuskan menjadi seorang Youtuber atau content creator.

"Januari 2016 saya mulai membangun kanal Youtube dan terus aktif hingga sekarang. Jika dikalkulasi, saya sudah mengunggah lebih dari 800 video di kanal Youtube," cerita Yudist.

Bagi Yudist, menjadi seorang Youtuber memberikan banyak sekali pengalaman baru luar biasa yang belum pernah dialami sebelumnya. "Saya berkesempatan berkeliling ke banyak kota di seluruh Indonesia, mengisi acara di berbagai lokasi hingga kampus-kampus, berkolaborasi dengan banyak sekali brand ternama, perusahaan, hingga orang-orang terkenal," kata dia.

Jejaknya dalam pembuatan content digital cukup mentereng, misalnya, dia pernah berkolaborasi dengan Raffi Ahmad, Baim Wong, Ria Ricis, Panji Petualang, Merry Riana, Demian Aditya dan banyak lagi yang lainnya, juga diliput oleh berbagai media, baik cetak maupun televisi hingga layar bioskop.

Menariknya lagi, Yudist pernah diundang dan bertemu langsung dengan dua orang menteri, yakni Menteri Sosial pada saat itu Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Perindustrian yang kala itu dijabat Airlangga Hartarto.

"Sama Ibu Menteri Sosial saat itu ikut dalam rombongan menuju Sumatera Utara di Karo meninjau para pengungsi korban letusan Gunung Sinabung. Sementara dengan Pak Airlangga Hartarto, saya ikut terlibat dalam seminar kepada 500 orang mengenai perkembangan industri digital 4.0 di Bali," kata dia.

Yudist mengatakan, memasuki era 4.0, industri digital menjadi salah satu hal mutlak yang wajib diperhitungkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Sebab, digital dapat menembus jarak, ruang, dan waktu, bahkan beberapa pihak menyebut bisnis digital adalah bisnis anti krisis.

"Youtube hanyalah salah satu contoh media digital, di luar itu masih ada berbagai jenis media digital lainnya yang juga sama kuatnya atau bahkan lebih kuat dampaknya kepada kita," jelas dia.

Yudist Ardhana meyakini jika content creator adalah profesi yang menjanjikan pada masa sekarang. "Ya, jadi content creator itu menjanjikan, terlebih saat masih pandemi seperti sekarang. Hanya saja saya berpesan, jadi content creator itu harus bertanggungjawab pada konten yang dibuat. Jangan bertentangan dengan moral etika, tidak melanggar Undang-Undang yang berlaku. Ingat juga, buatlah konten yang bermanfaat dan memberikan informasi, edukasi ataupun konten yang menghibur," kata dia.

Yudist melanjutkan dengan tips lainnya. "Buatlah konten secara konsisten agar calon follower atau subscribermu tetap setia menikmati kontenmu. Gali potensi diri, temukan keunikan tersendiri yang akan membuat kamu lebih mudah dikenal dan diingat, berbeda dari content creator lainnya. Buat konten sesuai dengan apa yang kamu cintai. Dan, nikmati prosesnya," pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yudist Ardhana, Youtuber...
Yudist Ardhana, Youtuber Pulau Dewata Sukses ke Pentas Nasional
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved