Tie-Dye Jadi Tren Busana Musim Panas
Selasa, 09 Juni 2020 - 20:33 WIB
loading...
Menurut Pinterest, pencarian busana tie-dye di rumah meningkat 462% dalam beberapa minggu terakhir. Foto Ilustrasi/The Independent
A
A
A
JAKARTA - Musim panas ini mungkin tak akan menjadi musim yang menyenangkan seperti yang diharapkan dengan banyaknya festival yang dibatalkan. Tapi, itu bukan berarti Anda tidak bisa berinvestasi dalam hal pakaian musim panas, sekalipun hanya dipakai di rumah.
Menurut Pinterest, pencarian busana tie-dye di rumah meningkat 462% dalam beberapa minggu terakhir karena orang berusaha untuk secara bersamaan menangkal kebosanan dan menyuntikkan sedikit warna ke dalam lemari pakaian mereka. (Baca Juga: Motif Batik Eksklusif UNIQLO untuk Pasar Indonesia)
Sementara itu, platform fashion Lyst melaporkan bahwa pencarian untuk tie-dye telah meningkat sebesar 104% pada bulan lalu.
Tentu saja tie-dye bukanlah hal baru, karena faktanya teknik mewarnai kain itu sudah ada sejak tahun 4000 SM. Tapi, sekarang menjadi sesuatu yang dianut oleh merek mewah seperti Art Dealer dan Faithfull The Brand.
Dilansir dari laman Independent, popularitas tren tie-dye mungkin didorong oleh nostalgia pada masa-masa yang lebih sederhana, namun bisa juga karena warna-warna cerah cocok untuk musim panas.
Motif tie-dye juga mendominasi catwalk musim semi/panas 2020. Di antaranya terlihat pada koleksi Dior, Alberta Ferretti, Oscar de la Renta, dan Fyodor Golan. Selain itu, tren ini tidak hanya berhenti di pakaian, tapi juga mencakup topi dan sepatu. Tas serta ikat rambut pun hadir dalam motif tie-dye.
Meskipun Anda ingin tampil kasual dengan tie-dye, ada banyak cara yang bisa membuat motif ini terlihat lebih mewah, yakni tergantung pada tampilan yang Anda inginkan. Untuk tren tampilan yang lebih elegan, kenakan gaun midi satin tie-dye dengan kemeja linen oversize dan sepasang sandal. (Baca Juga: Desainer Ferry Sunarto Rilis Masker Kain Batik )
Selain itu, jika Anda ingin piknik jarak jauh di taman, tampil klasik dan kasual lewat padu-padan kaus longgar dengan celana pendek denim warna biru serta sneakers merupakan pilihan yang tepat. Apapun gaya Anda, tie-dye adalah simbol individualitas dan ekspresi kreatif.
Menurut Pinterest, pencarian busana tie-dye di rumah meningkat 462% dalam beberapa minggu terakhir karena orang berusaha untuk secara bersamaan menangkal kebosanan dan menyuntikkan sedikit warna ke dalam lemari pakaian mereka. (Baca Juga: Motif Batik Eksklusif UNIQLO untuk Pasar Indonesia)
Sementara itu, platform fashion Lyst melaporkan bahwa pencarian untuk tie-dye telah meningkat sebesar 104% pada bulan lalu.
Tentu saja tie-dye bukanlah hal baru, karena faktanya teknik mewarnai kain itu sudah ada sejak tahun 4000 SM. Tapi, sekarang menjadi sesuatu yang dianut oleh merek mewah seperti Art Dealer dan Faithfull The Brand.
Dilansir dari laman Independent, popularitas tren tie-dye mungkin didorong oleh nostalgia pada masa-masa yang lebih sederhana, namun bisa juga karena warna-warna cerah cocok untuk musim panas.
Motif tie-dye juga mendominasi catwalk musim semi/panas 2020. Di antaranya terlihat pada koleksi Dior, Alberta Ferretti, Oscar de la Renta, dan Fyodor Golan. Selain itu, tren ini tidak hanya berhenti di pakaian, tapi juga mencakup topi dan sepatu. Tas serta ikat rambut pun hadir dalam motif tie-dye.
Meskipun Anda ingin tampil kasual dengan tie-dye, ada banyak cara yang bisa membuat motif ini terlihat lebih mewah, yakni tergantung pada tampilan yang Anda inginkan. Untuk tren tampilan yang lebih elegan, kenakan gaun midi satin tie-dye dengan kemeja linen oversize dan sepasang sandal. (Baca Juga: Desainer Ferry Sunarto Rilis Masker Kain Batik )
Selain itu, jika Anda ingin piknik jarak jauh di taman, tampil klasik dan kasual lewat padu-padan kaus longgar dengan celana pendek denim warna biru serta sneakers merupakan pilihan yang tepat. Apapun gaya Anda, tie-dye adalah simbol individualitas dan ekspresi kreatif.
(tsa)
Lihat Juga :