Cara Membuat Gorengan Kolesterol Rendah, Ingat 4 Hal Ini Agar Tetap Aman Bagi Kesehatan
Senin, 03 Januari 2022 - 22:55 WIB
loading...
Cara membuat gorengan kolesterol rendah perlu diperhatikan dari mulai proses memasak menggunakan minyak goreng. Sebab, sudah umum diketahui makanan yang diolah dengan minyak goreng memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Foto/Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Cara membuat gorengan kolesterol rendah perlu diperhatikan dari mulai proses memasak menggunakan minyak goreng. Sebab, sudah umum diketahui makanan yang diolah dengan minyak goreng memiliki dampak buruk bagi kesehatan.
Bahkan, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa makanan yang digoreng bisa berdampak pada gangguan kesehatan mulai dari obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Sehingga hal tersebut bisa menjalar ke penyakit yang lebih parah.
Satu studi pada 2017 mengungkapkan bahwa makan kentang goreng dapat meningkatkan risiko kematian. Ditemukan bahwa orang yang makan kentang goreng lebih dari dua kali seminggu memiliki risiko medis yang lebih tinggi yang dapat meningkatkan potensi kematian dini.
Penyebab utamanya adalah minyak yang tidak sehat yang digunakan untuk menggoreng kentang serta tingginya jumlah garam yang ditambahkan ke dalamnya. Meski demikian, dirangkum dari Health Site, Senin (3/1/2022) proses menggoreng dapat mengubah kualitas dan meningkatkan kandungan kalori dalam makanan.
Baca Juga: Daun Pandan Diyakini Aman dan Ampuh Cegah Kolesterol Tinggi
Sebagian besar restoran cepat saji menggunakan minyak terhidrogenasi, yang tinggi lemak trans, untuk menggoreng makanan untuk meningkatkan rasanya. Tapi minyak ini tidak baik untuk kesehatan manusia. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Bahkan, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa makanan yang digoreng bisa berdampak pada gangguan kesehatan mulai dari obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Sehingga hal tersebut bisa menjalar ke penyakit yang lebih parah.
Satu studi pada 2017 mengungkapkan bahwa makan kentang goreng dapat meningkatkan risiko kematian. Ditemukan bahwa orang yang makan kentang goreng lebih dari dua kali seminggu memiliki risiko medis yang lebih tinggi yang dapat meningkatkan potensi kematian dini.
Penyebab utamanya adalah minyak yang tidak sehat yang digunakan untuk menggoreng kentang serta tingginya jumlah garam yang ditambahkan ke dalamnya. Meski demikian, dirangkum dari Health Site, Senin (3/1/2022) proses menggoreng dapat mengubah kualitas dan meningkatkan kandungan kalori dalam makanan.
Baca Juga: Daun Pandan Diyakini Aman dan Ampuh Cegah Kolesterol Tinggi
Sebagian besar restoran cepat saji menggunakan minyak terhidrogenasi, yang tinggi lemak trans, untuk menggoreng makanan untuk meningkatkan rasanya. Tapi minyak ini tidak baik untuk kesehatan manusia. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Lihat Juga :