10 Karakter Jagoan Anime yang Takut Mati
Selasa, 04 Januari 2022 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
3. Al — Fullmetal Alchemist: Brotherhood
![10 Karakter Jagoan Anime yang Takut Mati]()
Setelah berusaha menghidupkan lagi ibu mereka dengan menggunakan alkimia yang secara tragis jadi bumerang, Edward terpaksa mengikat jiwa adiknya ke kostum zirah, dengan mengorbankan seluruh tubuh Alphonse kepada The Truth di prosesnya. Sebagai seonggok logam, Alphone kebal terhadap cedera fisik apa pun dan bisa memanipulasi logamnya untuk membantunya dalam pertempuran. Tapi, Alphonse telah kehilangan hal-hal kecil yang membuatnya menjadi manusia.
Dia ingin kemanusiaannya kembali suatu hari nanti. Dia tidak lagi bisa makan atau tidur dan kangen merasakan sentuhan manusia. Adik Edward itu pun mulai takut mati sebelum dia bisa merasakan menjadi manusia lagi.
2. Light — Death Note
![10 Karakter Jagoan Anime yang Takut Mati]()
Light punya tiga peran sekaligus, yaitu pahlawan, antihero dan penjahat. Statusnya pun terserah kepada pendapat penonton. Light sepertinya tidak terlalu takut ketika dia dengan yakin menerima tantangan L setelah detektif itu awalnya mengunggulinya. Light kemudian menggunakan Death Note dengan kombinasi ketahanan intelektual untuk menguasai dunia.
Dia tampaknya tidak masalah dalam mengambil nyawa orang lain selama dia bisa menjustifikasi pembunuhan itu diperlukan demi dunia yang lebih aman. Tapi saat berhadapan dengan nyawanya sendiri, Light memperlihatkan semua yang terlalu relatable terhadap pertahanan diri. Saat momen akhirnya, dia memohon kepada Ryuk agar mengampuni nyawanya, bukan mengambilnya. Seperti yang lain, Light tidak mau mati.
Baca Juga: 10 Karakter Utama Cowok Anime Ter-Badass di Sepanjang Sejarah
1. Usopp — One Piece
![10 Karakter Jagoan Anime yang Takut Mati]()
Usopp adalah anggota berharga di Perompak Topi Jerami. Tapi, dia juga merupakan pengecut sejati. Sementara penembak jitu ini punya banyak yang luar biasa, keberanian bukanlah salah satunya. Dia dikenal lebih suka kabur dari musuh yang jelas mengunggulinya. Dia meninggalkan temannya yang meneruskan pertarungan tanpa dirinya. Sementara Usopp berharap untuk tetap hidup, tindakannya didorong oleh lebih dari sekadar takut pada kematian.
Dia berjuang dengan kepercayaan diri dan yakin kalau dia kurang keterampilan yang berguna. Dia menganggap dirinya adalah beban bagi teman dan krunya. Usopp jelas membaik dalam menghadapi sifat pengecutnya. Tapi, dia masih punya jalan panjang sebelum mencapai level keberanian Luffy dan Zoro.

Setelah berusaha menghidupkan lagi ibu mereka dengan menggunakan alkimia yang secara tragis jadi bumerang, Edward terpaksa mengikat jiwa adiknya ke kostum zirah, dengan mengorbankan seluruh tubuh Alphonse kepada The Truth di prosesnya. Sebagai seonggok logam, Alphone kebal terhadap cedera fisik apa pun dan bisa memanipulasi logamnya untuk membantunya dalam pertempuran. Tapi, Alphonse telah kehilangan hal-hal kecil yang membuatnya menjadi manusia.
Dia ingin kemanusiaannya kembali suatu hari nanti. Dia tidak lagi bisa makan atau tidur dan kangen merasakan sentuhan manusia. Adik Edward itu pun mulai takut mati sebelum dia bisa merasakan menjadi manusia lagi.
2. Light — Death Note

Light punya tiga peran sekaligus, yaitu pahlawan, antihero dan penjahat. Statusnya pun terserah kepada pendapat penonton. Light sepertinya tidak terlalu takut ketika dia dengan yakin menerima tantangan L setelah detektif itu awalnya mengunggulinya. Light kemudian menggunakan Death Note dengan kombinasi ketahanan intelektual untuk menguasai dunia.
Dia tampaknya tidak masalah dalam mengambil nyawa orang lain selama dia bisa menjustifikasi pembunuhan itu diperlukan demi dunia yang lebih aman. Tapi saat berhadapan dengan nyawanya sendiri, Light memperlihatkan semua yang terlalu relatable terhadap pertahanan diri. Saat momen akhirnya, dia memohon kepada Ryuk agar mengampuni nyawanya, bukan mengambilnya. Seperti yang lain, Light tidak mau mati.
Baca Juga: 10 Karakter Utama Cowok Anime Ter-Badass di Sepanjang Sejarah
1. Usopp — One Piece

Usopp adalah anggota berharga di Perompak Topi Jerami. Tapi, dia juga merupakan pengecut sejati. Sementara penembak jitu ini punya banyak yang luar biasa, keberanian bukanlah salah satunya. Dia dikenal lebih suka kabur dari musuh yang jelas mengunggulinya. Dia meninggalkan temannya yang meneruskan pertarungan tanpa dirinya. Sementara Usopp berharap untuk tetap hidup, tindakannya didorong oleh lebih dari sekadar takut pada kematian.
Dia berjuang dengan kepercayaan diri dan yakin kalau dia kurang keterampilan yang berguna. Dia menganggap dirinya adalah beban bagi teman dan krunya. Usopp jelas membaik dalam menghadapi sifat pengecutnya. Tapi, dia masih punya jalan panjang sebelum mencapai level keberanian Luffy dan Zoro.
(alv)
Lihat Juga :