Hari Gerakan Sejuta Pohon, Scarlett Jalankan Program #SayangiDiriSayangiBumi dengan Tanam Mangrove
Senin, 10 Januari 2022 - 14:14 WIB
loading...
Menyambut Hari Gerakan Sejuta Pohon, brand perawatan kulit Scarlett mengumumkan kolaborasi terbarunya dengan LindungiHutan untuk menanam mangrove di sejumlah wilayah. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menyambut Hari Gerakan Sejuta Pohon, brand perawatan kulit Scarlett mengumumkan kolaborasi terbarunya dengan LindungiHutan, organisasi penggalangan dana dan sukarelawan khusus untuk konservasi hutan serta lingkungan.
Scarlett bersama LindungiHutan melaksanakan program penanaman lebih dari 3.000 pohon mangrove di beberapa daerah seperti Kendal, Semarang, Demak, dan Bontang dengan mengusung tema #SayangiDiriSayangiBumi.
“Meskipun Scarlett adalah brand yang bergerak di bidang kecantikan, namun kami ingin berkontribusi langsung melakukan penanaman pohon demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan makhluk hidup. Kami ingin menyebarkan awareness bahwa selain menyayangi diri, kita juga tidak boleh lupa untuk menyayangi bumi," kata Owner Scarlett Felicya Angelista melalui siaran pers, Senin (10/1/2022).
"Daerah-daerah yang kami pilih merupakan daerah yang terdampak abrasi cukup parah. Kami berharap reboisasi hutan mangrove bersama LindungiHutan bisa membantu mencegah abrasi tersebut,” lanjutnya.
Menurut World Bank, populasi hutan mangrove di Indonesia mencapai 3,5 juta hektar atau sekitar 23% dari total populasi mangrove secara global. Indonesia juga memiliki spesies mangrove terlengkap, dengan 92 jenis spesies. Namun, dari tahun ke tahun, ekosistemnya semakin berkurang akibat banyaknya permasalahan lingkungan dan perubahan iklim.
Scarlett bersama LindungiHutan melaksanakan program penanaman lebih dari 3.000 pohon mangrove di beberapa daerah seperti Kendal, Semarang, Demak, dan Bontang dengan mengusung tema #SayangiDiriSayangiBumi.
“Meskipun Scarlett adalah brand yang bergerak di bidang kecantikan, namun kami ingin berkontribusi langsung melakukan penanaman pohon demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan makhluk hidup. Kami ingin menyebarkan awareness bahwa selain menyayangi diri, kita juga tidak boleh lupa untuk menyayangi bumi," kata Owner Scarlett Felicya Angelista melalui siaran pers, Senin (10/1/2022).
"Daerah-daerah yang kami pilih merupakan daerah yang terdampak abrasi cukup parah. Kami berharap reboisasi hutan mangrove bersama LindungiHutan bisa membantu mencegah abrasi tersebut,” lanjutnya.
Menurut World Bank, populasi hutan mangrove di Indonesia mencapai 3,5 juta hektar atau sekitar 23% dari total populasi mangrove secara global. Indonesia juga memiliki spesies mangrove terlengkap, dengan 92 jenis spesies. Namun, dari tahun ke tahun, ekosistemnya semakin berkurang akibat banyaknya permasalahan lingkungan dan perubahan iklim.
Lihat Juga :