Review Peter Rabbit 2: The Runaway: Plot Ringan, Sarat Moral

Selasa, 18 Januari 2022 - 18:18 WIB
loading...
Review Peter Rabbit...
Peter Rabbit 2: The Runaway memang cocok untuk anak-anak. Film ini absurd, aneh, tapi tetap menghibur. Nilai moral di film ini bisa menjadi pembelajaran. (Foto: Sony Pictures)
A A A
Lagi mencari tontonan ringan, menghibur tapi sarat pesan moral? Peter Rabbit 2: The Runaway adalah jawabannya. Film ini ringan karena ditujukan untuk semua umur, tapi tetap sarat dengan nilai moral tentang keluarga.

Sekuel Peter Rabbit, film ini melanjutkan petualangan Peter dan teman-temannya di sebuah pedesaan di pinggiran Inggris. Di film ini, Bea dan Thomas akhirnya menikah. Peter, Benjamin, Mopsy, Flopsy dan Cotton Tail menjadi pengiring pengantin. Peter bahkan menjadi pembaca cincin Thomas.

Namun, hubungan Peter dan Thomas masih belum membaik. Mereka masih sering berselisih. Peter kesal ketika selalu disebut nakal oleh Thomas. Di sisi lain, buku cerita Bea tentang Peter dan kawan-kawannya laris manis. Sebuah penerbitan besar tertarik untuk mempublikasikannya dalam skala besar.

Baca Juga: Demi Nama Baik Kampus, Film Pahit tentang Korban Kekerasan Seksual oleh Dosen

Penerbit itu menjanjikan banyak hal untuk franchise Peter karya Bea. Mereka mengajak Bea dan keluarganya ke kota. Di sana, Peter bertemu Barnabas, kelinci tua berandalan yang suka mencuri. Peter yang benci keluarganya karena Thomas akhirnya mengikuti Barnabas. Bersama Barnabas dan teman-temannya, Peter menemukan dirinya tidak lagi disebut nakal. Dia merasa menemukan “keluarga” sejatinya.
Review Peter Rabbit 2: The Runaway: Plot Ringan, Sarat Moral

Sebagai film yang menyasar keluarga, terutama anak-anak, Peter Rabbit 2: The Runaway memang pas untuk mereka. Cerita ringan, gambarnya menarik dan adegan-adegannya pun seru. Film ini juga bisa jadi sangat lucu untuk anak-anak dan orang kebanyakan.

Namun, dari semua karakter di film ini, Peter adalah karakter yang paling tidak lucu di antara semua. Dia egois, selalu ingin jadi bintang dan selalu membuat masalah. Tingkahnya cenderung menjengkelkan, bukan lucu. Jadi, Peter bukanlah kekuatan sebenarnya di film ini.

Sumber hiburan di film ini justru datang dari karakter lain. Cotton Tail yang sangat suka makanan manis, atau kembar Mopsy dan Flopsy yang selalu menggoda satu sama lain. Tapi, kickers di sini adalah ayam jago dan keluarganya di rumah Bea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved