Menyiksa Kuda hingga Mati, Drama Korea The King of Tears, Lee Bang Won Mengundang Amarah Warga
Jum'at, 21 Januari 2022 - 09:48 WIB
loading...
Drama Korea The King of Tears, Lee Bang Won terbukti melakukan kekerasan pada hewan hingga tewas. Foto/KBS
A
A
A
SEOUL - The Korean Animal Welfare Association (KAWA) merilis pernyataan sekaligus rekaman video syuting drama The King of Tears, Lee Bang Won yang menunjukkan penyiksaan terhadap kuda.
Peringatan: artikel ini mengandung konten tulisan dan foto yang mendeskripsikan aksi ekstrem terhadap hewan
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di akun Instagram KAWA (@kawa.hq) pada Kamis (20/1), organisasi pelindung hak hewan ini menuduh telah terjadi penyiksaan hewan saat syuting film drama KBS tersebut. Mereka menyertakan bukti video behind the scene saat syuting.
Dalam video, terlihat seekor kuda yang tubuh bagian tengah serta kakinya diikat dengan tali yang terhubung ke pohon. Kuda juga diikat menyatu dengan seorang pemeran pengganti (stuntman). Keduanya lalu melakukan adegan aksi yang membuat sang stuntman terpelanting dari kuda dan jatuh dengan keras.
![Menyiksa Kuda hingga Mati, Drama Korea The King of Tears, Lee Bang Won Mengundang Amarah Warga]()
Foto: Instagram @kawa.hq
Sementara itu, kuda juga terbanting dengan kepala yang menyentuh tanah, dengan tubuh yang masih terikat tali. Belakangan diketahui bahwa kuda tersebut mengalami cedera berat, dan akhirnya tewas.
Hasil syuting adegan ini sudah dirilis dalam episode yang tayang akhir pekan lalu. Dalam dramanya, diceritakan bahwa ayah Lee Bangwon yang bernama Lee Sung-gye diserang saat menunggang kuda, dan akhirnya terjatuh bersama kudanya.
Tadinya, penonton menganggap aksi kuda yang terjatuh tersebut adalah hasil efek CGI. Namun KAWA memutuskan untuk melakukan investigasi, dan baru ketahuan bahwa tim produksi memakai kuda sungguhan untuk adegan berbahaya tersebut.
Peringatan: artikel ini mengandung konten tulisan dan foto yang mendeskripsikan aksi ekstrem terhadap hewan
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di akun Instagram KAWA (@kawa.hq) pada Kamis (20/1), organisasi pelindung hak hewan ini menuduh telah terjadi penyiksaan hewan saat syuting film drama KBS tersebut. Mereka menyertakan bukti video behind the scene saat syuting.
Dalam video, terlihat seekor kuda yang tubuh bagian tengah serta kakinya diikat dengan tali yang terhubung ke pohon. Kuda juga diikat menyatu dengan seorang pemeran pengganti (stuntman). Keduanya lalu melakukan adegan aksi yang membuat sang stuntman terpelanting dari kuda dan jatuh dengan keras.

Foto: Instagram @kawa.hq
Sementara itu, kuda juga terbanting dengan kepala yang menyentuh tanah, dengan tubuh yang masih terikat tali. Belakangan diketahui bahwa kuda tersebut mengalami cedera berat, dan akhirnya tewas.
Hasil syuting adegan ini sudah dirilis dalam episode yang tayang akhir pekan lalu. Dalam dramanya, diceritakan bahwa ayah Lee Bangwon yang bernama Lee Sung-gye diserang saat menunggang kuda, dan akhirnya terjatuh bersama kudanya.
Tadinya, penonton menganggap aksi kuda yang terjatuh tersebut adalah hasil efek CGI. Namun KAWA memutuskan untuk melakukan investigasi, dan baru ketahuan bahwa tim produksi memakai kuda sungguhan untuk adegan berbahaya tersebut.
Lihat Juga :