Gejalanya Cenderung Lebih Ringan, Kenapa Varian Omicron Bisa Akibatkan Kematian?
Sabtu, 29 Januari 2022 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Kendati gejalanya cenderung ringan, namun kenapa varian Omicron masih dapat menyebabkan kematian?
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Addai, melalui unggahan video singkat di akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Sabtu (29/01/2022), memaparkan bahwa pelajaran penting yang bisa diambil masyarakat adalah tidak boleh meremehkan varian Omicron meski memiliki gejala yang relatif ringan.
"Bayangkan kalau kita lepas begitu saja varian Omicron dan menyebar. Ya, kalau memang terinfeksi Omicron, kalau misalkan terinfeksi Delta? Kan bisa menyebabkan meninggal dunia juga," ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Fajri menuturkan, ada beberapa populasi yang memang harus dilindungi karena rentan mengalami keparahan akibat infeksi varian Omicron.
Populasi tersebut adalah orang yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Selain itu, usia juga berpengaruh, artinya semakin lanjut usia maka risiko keparahannya juga semakin tinggi.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Addai, melalui unggahan video singkat di akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Sabtu (29/01/2022), memaparkan bahwa pelajaran penting yang bisa diambil masyarakat adalah tidak boleh meremehkan varian Omicron meski memiliki gejala yang relatif ringan.
"Bayangkan kalau kita lepas begitu saja varian Omicron dan menyebar. Ya, kalau memang terinfeksi Omicron, kalau misalkan terinfeksi Delta? Kan bisa menyebabkan meninggal dunia juga," ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Fajri menuturkan, ada beberapa populasi yang memang harus dilindungi karena rentan mengalami keparahan akibat infeksi varian Omicron.
Populasi tersebut adalah orang yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Selain itu, usia juga berpengaruh, artinya semakin lanjut usia maka risiko keparahannya juga semakin tinggi.
Lihat Juga :