20 Tahun Lalu Hari Ini, Hari Anti Pekerja Anak Sedunia Pertama Kali Diperingati

Jum'at, 12 Juni 2020 - 15:37 WIB
loading...
A A A
Pada 2020, peringatan Hari Anti Pekerja Anak Sedunia difokuskan pada dampak dari krisis yang terjadi kepada pekerja anak. Pandemi COVID-19 dan terjadinya goncangan pada sektor ekonomi dan tenaga kerja pastinya membawa dampak besar, termasuk pekerja anak.

Dari data yang dimiliki ILO, sebanyak 72 juta anak dari 152 juta anak yang bekerja pun bekerja di sektor yang berbahaya. Hal ini bukan gak mungkin jadi bikin mereka lebih rentan terkena COVID-19.

ILO bekerja sama dengan Global March Against Child Labour dan The International Partnership for Cooperation on Child Labour in Agriculture pun mengadakan kampanye virtual yang bisa diakses di globalmarch.org.

Selain itu, ILO juga bekerja sama dengan UNICEF membuat makalah tentang dampak COVID-19 terhadap pekerja anak yang akan dirilis hari ini (12/6).

Makalah ini membahas beberapa hal, termasuk pandemi yang kemungkinan akan memengaruhi kemajuan menuju penghapusan pekerja anak.

Perhatian Pemerintah di Indonesia

20 Tahun Lalu Hari Ini, Hari Anti Pekerja Anak Sedunia Pertama Kali Diperingati

Foto:terredeshommes.nl

Di Indonesia, belum ada rilis mengenai peringatan Hari Anti Pekerja Anak Sedunia tahun ini. Cuma, melansir publikasi yang diterbitkan Kemdikbud di laman resminya tahun lalu, pemerintah sudah, sedang, dan akan terus melakukan langkah-langkah untuk mempercepat terwujudnya peta jalan Indonesia bebas pekerja anak tahun 2022.

Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah meliputi beberapa sektor, di antaranya harmonisasi UU dan penegakan hukum, pendidikan dan pelatihan, perlindungan sosial, dan kebijakan pasar kerja.

Untuk mewujudkannya, pemerintah dibantu ILO dan menggandeng serikat pekerja/buruh, organisasi pengusaha, masyarakat sipil, dan organisasi internasional.

Melihat fenomena ini, sebagai anak yang mendapatkan privilese karena gak terjebak sebagai pekerja anak dan bisa kuliah, kita semestinya bisa bersyukur, belajar dengan baik, dan yang pasti peka dengan kondisi dan situasi bangsa.

Iffah Sulistyawati Hartana
Kontributor GenSINDO
Institut Teknologi Bandung
Instagram: @iffahshrtn
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puan Ungkap 16 Isu yang...
Puan Ungkap 16 Isu yang Jadi Sorotan Publik Bakal Diawasi DPR
Saat Isu Brainrot Menggema,...
Saat Isu Brainrot Menggema, Para Jenius Gen Z Ini Tawarkan Solusi Cerdas untuk Masalah Bangsa
Gelar Sidang Lengkap...
Gelar Sidang Lengkap III, Dewan Hisbah Persis Soroti Isu Global
Rekomendasi
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Mbah Dimas Bongkar Kisah...
Mbah Dimas Bongkar Kisah Keluarga Kehilangan Anak, Diduga Berkaitan dengan Perjanjian Gaib
Benarkah Semua Orang...
Benarkah Semua Orang yang Datang ke Gunung Kawi Mencari Pesugihan?
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam Bold n Bald Versus Show
The Man in the Chef...
The Man in the Chef Whites, Microdrama V+Short tentang Chef, Cinta, dan Pengkhianatan
Infografis
Paspor Masa Berlaku...
Paspor Masa Berlaku 10 Tahun Mulai Berlaku Hari Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved