Pandemi Covid-19 Diprediksi Teratasi Akhir Februari, Menkes Minta Tetap Waspada
Senin, 07 Februari 2022 - 14:08 WIB
loading...
Menkes Budi Gunadi Sadikin memprediksi Indonesia bisa mengataasi pandemi Covid-19 pada akhir Februari. Namun, masyarakat diminta untuk tidak panik dan waspada. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi Indonesia bisa mengataasi pandemi Covid-19 pada akhir Februari. Namun, masyarakat diminta untuk tidak panik dan waspada.
Menkes Budi pun optimis Indonesia bisa mengatasi pandemi Covid-19 secepat mungkin.
“Jangan panik, tetap waspada, kalau (kasus) sedang naik kurangi mobilitas. Insya Allah di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi,” kata Menkes Budi dalam siaran langsung Keterangan Pers Ratas Evaluasi PPKM, Senin (7/2/2022).
Optimisme Menkes Budi ini menyusul dengan data di lapangan. Di mana upaya kumulatif penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang baik.
Baca Juga: Demam dan Sakit Tenggorokan Tapi Hasil Tes Covid-19 Negatif, Pakar Penyakit Menular Sarankan Ini
">Menkes Budi pun optimis Indonesia bisa mengatasi pandemi Covid-19 secepat mungkin.
“Jangan panik, tetap waspada, kalau (kasus) sedang naik kurangi mobilitas. Insya Allah di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi,” kata Menkes Budi dalam siaran langsung Keterangan Pers Ratas Evaluasi PPKM, Senin (7/2/2022).
Optimisme Menkes Budi ini menyusul dengan data di lapangan. Di mana upaya kumulatif penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang baik.
Baca Juga: Demam dan Sakit Tenggorokan Tapi Hasil Tes Covid-19 Negatif, Pakar Penyakit Menular Sarankan Ini
Meski terjadi peningkatan kasus positif secara signifikan, namun data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan bahwa kapasitas rumah sakit di Indonesia masih cukup aman.
“Rumah sakit sekarang terisi 18.966 dari kapasitas total 400 ribu, 120 ribu kapasitas untuk Covid-19 per 6 Februari kemarin yang sudah confirm Covid itu 15.292, sisanya yang lain masih probable. 10 ribu-nya orang tanpa gejala,” jelas Menkes Budi.