Ini 2 Tuntutan Eiichiro Oda untuk Film Baru One Piece, Red
Senin, 07 Februari 2022 - 23:34 WIB
loading...
Penulis One Piece, Eiichiro Oda, mempunya 2 tuntutan kepada Toei Animation untuk One Piece Film: Red. Permintaan itu akan memberikan perubahan bagi serial itu. (Foto: ComicBook)
A
A
A
Pencipta One Piece , Eiichiro Oda, punya dua permintaan untuk film animasi baru karyanya itu, Red. Film itu akan menjadi film layar lebar pertama One Piece sejak Stampede dirilis pada 2019. Film baru tersebut dijadwalkan dirilis pada 6 Agustus mendatang di Jepang. Belum diketahui jadwal perilisan film itu secara global.
Sejak diluncurkan di Weekly Shonen Jump pada 1997, One Piece telah menjelma sebagai fanchise besar. Serial ini mengikuti petualangan Monkey D Luffy yang ingin menjadi Raja Perompak. Sepanjang perjalanannya, dia terus mengasah kemampuan dan merekrut kru yang sangat loyal padanya.
Selama bertahun-tahun, manga ini telah menjelma ke berbagai platform hiburan. Anime-nya diluncurkan pada 1997. Sementara, manga ini juga telah diwujudkan dalam film, video games, dan light novels. Sebuah serial live-action telah dipersiapkan di Netflix.
Baca Juga: 10 Tempat di One Piece yang Terinspirasi dari Lokasi Nyata
One Piece Film: Red disutradarai Taniguchi Goro. Film ini akan menjadi film ke-15 salah satu manga terpanjang itu. Film ini sudah sangat diantisipasi penggemar karena fokus pada karakter yang selama masih dianggap misterius bagi sebagian besar dari mereka.
Film ini akan mengikuti perjalanan Perompak Rambut Merah, Shanks. Dia saat ini adalah salah satu Yonko Lautan. Dia juga adalah orang yang membuat Luffy ingin menjadi perompak. Topi jerami yang menjadi ciri khas Luffy dulunya adalah milik Shanks.
![Ini 2 Tuntutan Eiichiro Oda untuk Film Baru One Piece, Red]()
Dalam sebuah konferensi pers, Toei Animation mengungkapkan, ada dua permintaan yang disampaikan Oda terkait film Red. Pertama, dia ingin agar ada karakter wanita dengan perang besar di film ini. Hal ini tentu bisa dipahami. Sudah menjadi rahasia umum jika serial shounen jarang yang punya karakter wanita yang ditulis dengan baik. Saat ini, serial shounen dengan karakter wanita yang ditulis dengan baik adalah Jujutsu Kaisen.
Kedua, Oda ingin agar film itu disutradarai orang di luar Toei Animation. Inilah mengapa Toei akhirnya mendapuk Taniguchi Goro. Goro dikenal atas karyanya di Code Geass, yang menjadi salah satu anime sheinen/mecha terbaik yang pernah ada. Dia belum pernah bekerja dengan Toei.
Sejak diluncurkan di Weekly Shonen Jump pada 1997, One Piece telah menjelma sebagai fanchise besar. Serial ini mengikuti petualangan Monkey D Luffy yang ingin menjadi Raja Perompak. Sepanjang perjalanannya, dia terus mengasah kemampuan dan merekrut kru yang sangat loyal padanya.
Selama bertahun-tahun, manga ini telah menjelma ke berbagai platform hiburan. Anime-nya diluncurkan pada 1997. Sementara, manga ini juga telah diwujudkan dalam film, video games, dan light novels. Sebuah serial live-action telah dipersiapkan di Netflix.
Baca Juga: 10 Tempat di One Piece yang Terinspirasi dari Lokasi Nyata
One Piece Film: Red disutradarai Taniguchi Goro. Film ini akan menjadi film ke-15 salah satu manga terpanjang itu. Film ini sudah sangat diantisipasi penggemar karena fokus pada karakter yang selama masih dianggap misterius bagi sebagian besar dari mereka.
Film ini akan mengikuti perjalanan Perompak Rambut Merah, Shanks. Dia saat ini adalah salah satu Yonko Lautan. Dia juga adalah orang yang membuat Luffy ingin menjadi perompak. Topi jerami yang menjadi ciri khas Luffy dulunya adalah milik Shanks.

Dalam sebuah konferensi pers, Toei Animation mengungkapkan, ada dua permintaan yang disampaikan Oda terkait film Red. Pertama, dia ingin agar ada karakter wanita dengan perang besar di film ini. Hal ini tentu bisa dipahami. Sudah menjadi rahasia umum jika serial shounen jarang yang punya karakter wanita yang ditulis dengan baik. Saat ini, serial shounen dengan karakter wanita yang ditulis dengan baik adalah Jujutsu Kaisen.
Kedua, Oda ingin agar film itu disutradarai orang di luar Toei Animation. Inilah mengapa Toei akhirnya mendapuk Taniguchi Goro. Goro dikenal atas karyanya di Code Geass, yang menjadi salah satu anime sheinen/mecha terbaik yang pernah ada. Dia belum pernah bekerja dengan Toei.
Lihat Juga :