Dokter Ungkap Wanita Lebih Mudah Terkena Hipertensi, Ini Penyebabnya
Minggu, 20 Februari 2022 - 14:10 WIB
loading...
Pertambahan usia meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit hipertensi atau darah tinggi. Bahkan wanita cenderung lebih mudah mengalami hipertensi. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pertambahan usia meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit hipertensi atau darah tinggi. Ternyata wanita cenderung lebih mudah mengalami hipertensi, hal tersebut disampaikan Anggota Pokja Panduan Konsensus InaSH dr. Siska Suridanda Dany, dalam konferensi pers virtual 'Apakah Tatalaksana Hipertensi di Masa Covid-19 Ada Perbedaan?,'
Dia menjelaskan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018, ditemukan pada populasi dewasa berusia di atas 18 tahun, perempuan lebih banyak mengalami hipertensi yaitu sebanyak 36,9 persen. Sedangkan laki-laki yang mengalami hipertensi sebanyak 31,3 persen.
"Secara keseluruhan perempuan proporsinya lebih tinggi menderita hipertensi, tapi kalau berdasarkan kelompok umur, pada kelompok dewasa muda laki-laki kelihatan lebih tinggi," ujar dr. Siska dikutip Minggu (18/2/2022).
Lebih lanjut, dr. Siska mengatakan wanita memiliki keunikan dengan perubahan hormonal di sepanjang hidupnya. Itu salah satu menjadi faktor risiko tersendiri untuk terjadinya hipertensi pada wanita.
Baca Juga: Pahami Faktor Risiko Hipertensi Sejak Dini Sebelum Terlambat, Ini Caranya
"Namun seiring pertambahan usia, perempuan akhirnya membalap laki-laki dan secara keseluruhan menjadi lebih tinggi angkanya," lanjutnya.
Hipertensi juga bisa terjadi pada anak dan remaja atau disebut hipertensi sekunder. Kondisi ini disebabkan karena gangguan organ atau kerusakan pada organ lain yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah.
Dia menjelaskan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018, ditemukan pada populasi dewasa berusia di atas 18 tahun, perempuan lebih banyak mengalami hipertensi yaitu sebanyak 36,9 persen. Sedangkan laki-laki yang mengalami hipertensi sebanyak 31,3 persen.
"Secara keseluruhan perempuan proporsinya lebih tinggi menderita hipertensi, tapi kalau berdasarkan kelompok umur, pada kelompok dewasa muda laki-laki kelihatan lebih tinggi," ujar dr. Siska dikutip Minggu (18/2/2022).
Lebih lanjut, dr. Siska mengatakan wanita memiliki keunikan dengan perubahan hormonal di sepanjang hidupnya. Itu salah satu menjadi faktor risiko tersendiri untuk terjadinya hipertensi pada wanita.
Baca Juga: Pahami Faktor Risiko Hipertensi Sejak Dini Sebelum Terlambat, Ini Caranya
"Namun seiring pertambahan usia, perempuan akhirnya membalap laki-laki dan secara keseluruhan menjadi lebih tinggi angkanya," lanjutnya.
Hipertensi juga bisa terjadi pada anak dan remaja atau disebut hipertensi sekunder. Kondisi ini disebabkan karena gangguan organ atau kerusakan pada organ lain yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah.
Lihat Juga :