Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi pada Balita yang Harus Diwaspadai Orang Tua
Rabu, 23 Februari 2022 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk tahu apakah si anak memiliki kadar kolesterol yang tinggi atau tidak, orang tua harus memeriksakan kadar kolesterolnya secara rutin, terutama jika si anak punya faktor risiko," terang laporan Medical News Today, dikutip Rabu (23/2/2022).
NHLBI merekomendasikan agar anak-anak dengan faktor risiko kolesterol tinggi melakukan pengecekan kadar kolesterol secara rutin pada usia 9-10 tahun. Setelah itu, si anak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan per 5 tahun sekali.
Disebutkan laman Pediatric Cardiology Associates of Houston, masalah kolesterol tinggi amat berpengaruh pada perkembangan plak di arteri seluruh tubuh.
Apabila kondisi itu dibiarkan, maka efeknya ada pada penyempitan pembuluh darah ke jantung yang bisa menyebabkan serangan jantung.
"Tapi, penumpukan plak ini memerlukan waktu yang panjang, itu kenapa risiko anak balita mengalami serangan jantung akibat kolesterol tinggi mendekati nol persen," tegas laman tersebut.
Ditekankan juga di sana bahwa anak yang memiliki kadar kolesterol tinggi itu tidak menunjukan gejala apapun. "Gejala seperti nyeri dada, palpitasi, atau sinkop pada anak biasanya tidak terkait dengan kadar kolesterol tinggi," lanjut laporan medis itu.
NHLBI merekomendasikan agar anak-anak dengan faktor risiko kolesterol tinggi melakukan pengecekan kadar kolesterol secara rutin pada usia 9-10 tahun. Setelah itu, si anak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan per 5 tahun sekali.
Disebutkan laman Pediatric Cardiology Associates of Houston, masalah kolesterol tinggi amat berpengaruh pada perkembangan plak di arteri seluruh tubuh.
Apabila kondisi itu dibiarkan, maka efeknya ada pada penyempitan pembuluh darah ke jantung yang bisa menyebabkan serangan jantung.
"Tapi, penumpukan plak ini memerlukan waktu yang panjang, itu kenapa risiko anak balita mengalami serangan jantung akibat kolesterol tinggi mendekati nol persen," tegas laman tersebut.
Ditekankan juga di sana bahwa anak yang memiliki kadar kolesterol tinggi itu tidak menunjukan gejala apapun. "Gejala seperti nyeri dada, palpitasi, atau sinkop pada anak biasanya tidak terkait dengan kadar kolesterol tinggi," lanjut laporan medis itu.
Lihat Juga :