Penyanyi Eira Syazira Tepis Tudingan Memuja Nyi Roro Kidul
Jum'at, 24 April 2020 - 00:20 WIB
loading...
Eira Syazira tidak menduga, kostum hijau dan merah yang dikenakan saat syuting video musik berjudul Kau yang Kusayang menimbulkan kontroversi. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Penyanyiberkebangsaan Malaysia, Eira Syazira tidak pernah menduga jika kostum hijau dan merah yang dikenakan saat syuting video musik berjudul Kau yang Kusayang menimbulkan kontroversi. Bahkan, dirinya di dunia maya dinilai layaknya melakukan ritual memuja Nyi Roro Kidul.
Penyanyi berparas cantik itu pun langsung membantahnya. Menurutnya, kostum yang dikenakannya itu hanyalah kebutuhan syuting semata. Lagu berkonsep musik Jawa Koploremix yang dibawakannya mengharuskannya untuk menari bersama sejumlah penari latar di tepi pantai dengan mengenakan kostum tersebut.
Untuk konsep video serta pemilihan kostum dan tata rias syuting video klip itu pun telah disediakan pihak produksi dan tak ada hubungannya dengan ritual pemujaan terhadap Nyai Roro Kidul, tokoh mitos penguasa pantai selatan.
"Saya hanya mengikuti arahan termasuk pemilihan kostum saja. Semua itu hanya tarian koreografi untuk memperindah video dan tidak ada hubungannya dengan ritual seperti yang dianggap sebagian warganet bahwa saya memuja Nyi Roro Kidul dengan apa yang saya kenakan," terang Eira melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (23/4).
Awalnya, putri Shuhaimi Acheh itu terkejut dengan reaksi dan komentar netizen. Dia tidak menyangka hanya karena pilihan kostum dan pemilihan lokasi di pantai menimbulkan tudingan yang tidak mengenakkan. Baginya, tuduhan tersebut sangat serius lantaran berkaitan dengan aqidah.
Penyanyi berparas cantik itu pun langsung membantahnya. Menurutnya, kostum yang dikenakannya itu hanyalah kebutuhan syuting semata. Lagu berkonsep musik Jawa Koploremix yang dibawakannya mengharuskannya untuk menari bersama sejumlah penari latar di tepi pantai dengan mengenakan kostum tersebut.
Untuk konsep video serta pemilihan kostum dan tata rias syuting video klip itu pun telah disediakan pihak produksi dan tak ada hubungannya dengan ritual pemujaan terhadap Nyai Roro Kidul, tokoh mitos penguasa pantai selatan.
"Saya hanya mengikuti arahan termasuk pemilihan kostum saja. Semua itu hanya tarian koreografi untuk memperindah video dan tidak ada hubungannya dengan ritual seperti yang dianggap sebagian warganet bahwa saya memuja Nyi Roro Kidul dengan apa yang saya kenakan," terang Eira melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (23/4).
Awalnya, putri Shuhaimi Acheh itu terkejut dengan reaksi dan komentar netizen. Dia tidak menyangka hanya karena pilihan kostum dan pemilihan lokasi di pantai menimbulkan tudingan yang tidak mengenakkan. Baginya, tuduhan tersebut sangat serius lantaran berkaitan dengan aqidah.
Lihat Juga :