Kemenkes: Kasus Covid-19 Turun 7,897 Persen di Akhir Februari
Senin, 28 Februari 2022 - 09:33 WIB
loading...
Kemenkes mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami penurunan hingga 7.87 persen di akhir Februari 2022. Kasus harian turun menjadi 34.976 dibanding 46.643. Foto/Biro Pers Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami penurunan hingga 7.87 persen di akhir Februari 2022. Di mana pada Minggu, 27 Februari 2022 kasus harian turun menjadi 34.976 dibanding Sabtu, 26 Februari 2022 yakni 46.643.
Kemenkes terus melakukan percepatan vaksinasi lengkap ditambah dengan vaksinasi booster untuk segera menciptakan imunitas kelompok secara meluas di Indonesia. Sementara itu positivity rate pada Sabtu, 26 Februari 2022 turun menjadi 15,91 persen dibanding Jumat, 25 Februari 2022 yang tercatat 17.93 persen.
"Lalu diikuti juga dengan penurunan positivity rate. Semoga dengan upaya kita bersama dapat segera melewati periode dominasi varian Omicron di Indonesia," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid pada Senin (28/2/2022).
Baca Juga: Perbedaan Gejala Omicron dengan Varian Covid-19 Lainnya
">Kemenkes terus melakukan percepatan vaksinasi lengkap ditambah dengan vaksinasi booster untuk segera menciptakan imunitas kelompok secara meluas di Indonesia. Sementara itu positivity rate pada Sabtu, 26 Februari 2022 turun menjadi 15,91 persen dibanding Jumat, 25 Februari 2022 yang tercatat 17.93 persen.
"Lalu diikuti juga dengan penurunan positivity rate. Semoga dengan upaya kita bersama dapat segera melewati periode dominasi varian Omicron di Indonesia," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid pada Senin (28/2/2022).
Baca Juga: Perbedaan Gejala Omicron dengan Varian Covid-19 Lainnya
Semenatra tren pemeriksaan (testing) juga terus dipertahankan di level 400-500 ribu per harinya. Pada Sabtu, 26 Februari 2022 spesimen yang diuji tercatat mencapai 491.130. Angka ini sedikit lebih baik dibanding Jumat, 25 Februari 2022 yang mencatat 484.532 spesimen yang diuji.