Hari Pendengaran Sedunia 2022, Guru Besar UI: Kasus Bayi Lahir Tuli 1 per 1.000 Kelahiran di Indonesia
Selasa, 01 Maret 2022 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau soal penyebab bayi lahir tuli, rubella menjadi salah satu faktor terjadinya tuli kongenital pada bayi baru lahir," paparnya.
Tak hanya rubella, penyakit lain seperti toksoplasma atau herpes juga kata Prof Jenny bisa jadi penyebab lain bayi lahir tuli.
Pada masalah rubella, sebetulnya tuli yang dialami si bayi bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi rubella. Vaksinasi tersebut dipercaya dapat menurunkan risiko bayi lahir tuli.
"Kemenkes sebetulnya sudah melakukan vaksinasi rubella, tapi cakupannya masih sangat rendah di beberapa wilayah dan ini meningkatkan risiko bayi lahir tuli di daerah tersebut," ungkap Prof Jenny.
Lebih lanjut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, Elvieda Sariwati menyatakan bahwa faktor penyebab bayi lahir tuli lainnya adalah bayi lahir berat badan rendah.
Tak hanya rubella, penyakit lain seperti toksoplasma atau herpes juga kata Prof Jenny bisa jadi penyebab lain bayi lahir tuli.
Pada masalah rubella, sebetulnya tuli yang dialami si bayi bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi rubella. Vaksinasi tersebut dipercaya dapat menurunkan risiko bayi lahir tuli.
"Kemenkes sebetulnya sudah melakukan vaksinasi rubella, tapi cakupannya masih sangat rendah di beberapa wilayah dan ini meningkatkan risiko bayi lahir tuli di daerah tersebut," ungkap Prof Jenny.
Lebih lanjut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, Elvieda Sariwati menyatakan bahwa faktor penyebab bayi lahir tuli lainnya adalah bayi lahir berat badan rendah.
Lihat Juga :