Benarkah Gas Air Mata adalah Senjata Kimia dan Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19?
Senin, 15 Juni 2020 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Kalau gas yang terpapar ringan atau singkat, iritasi bisa mereda dengan cepat. Jadi bisa diasumsikan kalo kerentanan terhadap COVID-19 gak akan meningkat. Tapi sekali lagi, belum ada sejarah atau bukti yang kuat mengenai hal ini.
Berarti gas air mata bisa menyebabkan kerusakan permanen?
![Benarkah Gas Air Mata adalah Senjata Kimia dan Bisa Tingkatkan Risiko COVID-19?]()
Foto: Jorge Silva/Reuters
Gangguan akibat gas air mata cuma bersifat sementara, jadi hampir gak mungkin menyebabkan kerusakan permanen, bahkan kematian, kalau penggunaannya rendah dan pada ruangan terbuka.
Buktinya adalah gas air mata udah digunakan selama bertahun-tahun oleh militer untuk melatih mereka dalam penggunaaan masker gas. Masker gas dengan filter arang aktif juga bisa memberikan perlindungan dari gas air mata.
Noor Mutiara Aini
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Media Kreatif
Instagram: @ti.ara98
Berarti gas air mata bisa menyebabkan kerusakan permanen?

Foto: Jorge Silva/Reuters
Gangguan akibat gas air mata cuma bersifat sementara, jadi hampir gak mungkin menyebabkan kerusakan permanen, bahkan kematian, kalau penggunaannya rendah dan pada ruangan terbuka.
Buktinya adalah gas air mata udah digunakan selama bertahun-tahun oleh militer untuk melatih mereka dalam penggunaaan masker gas. Masker gas dengan filter arang aktif juga bisa memberikan perlindungan dari gas air mata.
Noor Mutiara Aini
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Media Kreatif
Instagram: @ti.ara98
(it)
Lihat Juga :